Xiaomi Mencurahkan Pembaruan HyperOS Secara Temporer, Simak Alasannya

Saskia Puti

By Saskia Puti

Xiaomi menunda pengiriman HyperOS ke seluruh perangkat yang dukung. Penundaan ini akan berlangsung selama dua minggu hingga awal Maret ke depan. Hal ini diketahui oleh laporan yang menyebutkannya disebabkan oleh libur nasional yang dilakukan China untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Masa istirahat akan dimulai pada 17 Februari hingga 3 Maret mendatang. Selama periode ini, perangkat Xiaomi tidak akan menerima pembaruan yang mengandung solusi kerusakan. Perusahaan juga telah menghentikan uji coba internal yang berhubungan dengan layar secara sementara.

Semua informasi terkait perkembangan perangkat lunak akan dibantok hingga libur selesai. Aktivitas pengembangan juga telah berlangsung berkurang sejak beberapa hari terakhir untuk persiapkan sistem. Jika pengguna menerima pembaruan baru, pembaruan tersebut merupakan hasil kerja yang sudah dilakukan dalam beberapa minggu sebelumnya. Fenomena libur panjang ini umum terjadi di industri teknologi China. Seperti halnya imlek menginjakkan masa libur panjang bagi masyarakat Islam di Indonesia, Tahun Baru Imlek juga menjadi momen untuk bersemangat bersama keluarga selama lebih dari sebulan.

Oleh karena itu, Xiaomi tidak menjadi perusahaan unik yang melaksanakan kebijakan libur panjang ini. Merek lain seperti Oppo, Vivo, dan OnePlus juga mengadopsi kebijakan serupa untuk memberikan waktu libur lebih luas kepada karyawannya. Siklus pembaruan hyperOS dianggap akan kembali berjalan normal pada pekan pertama Maret. Para pengguna diminta untuk berkecepatan dalam menerima pembaruan perangkat lunak hingga pekan itu tiba.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan