Siswi SMP di Gresik Terancam Gangster, Polisi Mencegah Perkosaan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Siswi kelas 2 SMP terjerat dalam pencurian dan.pemerkosaan yang diungkapkan oleh seseorang dari kelompok gangster. Penyiksaan terjadi di rumah kosong di Desa Randegansari, Driyorejo, Gresik.

Menurut detikJatim, ayah korban dengan initial CEY (44) mengaku bahwa aksi itu terjadi pada 27 Februari 2025. Namun, pengetahuan tentang hal ini baru muncul pada 15 Januari 2026.

Awalnya, CEY menerima permintaan dari anaknya untuk berkumpul dengan teman-temannya di sekolah. Ia tidak menyangka karena putrinya itu meminta izin. Namun, saat 02.00 siang, korban belum pulang. Ayah mencari keberadaannya dan tersenyum saat anaknya pulang di pukul 08.00 WIB.

Pihak sekolah langsung memanggil orang tua saat korban terpaku. Di rumah tersebut, anak CEY melihat senjata tajam yang mengkhawatirkan.

Satreskrim Polres Gresik, Ipda Hendri Hadiwoso, mengonfirmasi ada laporan tentang penyesuaian ini. pihaknya sedang mengerjakan penyelidikan.

Data terkini menunjukkan bahwa kasus kekerasan terhadap anak-anak meningkat di wilayah Gresik. Studi menunjukkan bahwa pengawasan orang tua yang lebih ketat dapat mengurangi risiko ini.

Skenario ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak di luar ruangan. Keluarga harus menjaga komunikasi yang terbuka dan memastikan keamanan fisik mereka.

Kasus ini juga mengajak pemerintah untuk memperkuat regulasi penanganan kekerasan di daerah terpencil. Kolaborasi antara masyarakat dan pihak berwenang menjadi kunci untuk mencegah tragedi serupa.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan