Prabowo Singgung Kontroversi TNI dan RS-Masjid: TNI Tidak Sering Bom HAM

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan ketertarikannya terhadap tuduhan yang muncul seputar tindakan Anggota TNI. Ia menekankan bahwa jenderal-jenderal TNI dikenal sebagai tokoh terbaik dan berkepala di negara. “Kita punya jenderal yang siap menghadapi berbagai tantangan, bahkan jika ada yang dijeratkan melakukan kesalahan, itu tidak berarti seluruh TNI melanggar HAM,” ujarnya di acara peresmian SPPG Polri di Jakarta.

Dia juga mengkritik kesalahpahaman terhadap keberagaman bangsa. “TNI bukanlah penyebab konflik, tapi satuan yang selalu berusaha menjaga ketenangan. Jika ada yang berbuat salah, itu bukan tanda TNI sebagai organiza yang bersalah secara keseluruhan,” menegaskan Prabowo.

Perkataannya menggeser isu kritis terhadap negara Barat yang sering mengaitkan nilai-nilai HAM dengan tindakan. Prabowo merangkum situasinya dengan pernyataan sarkasmat. “Banyak negara yang mengajarkan HAM, tapi tidak lihat tindakan mereka sendiri. Kita perlu melihat hal-hal dengan mata terbuka, bukan sekadar teori,” kata presiden.

Prabowo memukul lagi toward ketertiban internasional. “Tidak ada resasi dari TNI terhadap fasilitas vital seperti rumah sakit atau sekolah. TNI selalu fokus pada keamanan bangsa, bukan menjadi alat pengakuan,” ia menjelaskan.

Dengan kata-katanya, Prabowo menegaskan bahwa TNI tetap di manaang untuk melindungi nilai-nilai HAM dalam konteks realitas. “Mereka bersahabat bagi sesemenang, meskipun ada yang tidak sempurna. Kita harus memahami konteks sebelum bersalah,” ia menyertakan.

Penilaian Prabowo menyiratkan keberagaman dalam pendekatan memadukan keamanan dengan kemanusiaan. “TNI tidak bisa menjadi simbol kekacauan. Kita harus selalu memastikan tindakan tetap sesuai dengan prinsip HAM,” ia menyimpulkan.

Prasetujuian ini berdampak pada perspektif penilaian publik terhadap TNI. Banyak pihak mulai melihat TNI bukan sebagai alat kekacauan, tapi sebagai jasa yang mungkin perlu penyesuaian dalam pemahaman.

Prabowo mengundang masyarakat untuk tidak memanfaatkan informasi tanpa kontekstualisasi. “Jangan langsung bertekanan, tapi cari tahu dulu. TNI punya peran yang sering digelombang, kita harus memahami sebelum berderma,” ia mengajak.

Penerimaan MBG mencapai 60 juta per hari, sesuai ujaran Prabowo. Angka ini menjadi salah satu pengalaman bagi masyarakat yang langsung merasakan programnya. “Program ini bukan cuma angka, tapi realitas di lapangan yang perlu didukung,” ujarnya.

Prabowo menyoroti pentingnya koordinasi antarinstansi. “TNI dan aparat lain harus berita-ita untuk menciptakan program yang efektif. Tanpa kerja sama, proyek seperti ini bisa gagal,” ia menegaskan.

Prabowo juga menekankan bahwa MBG harus menjadi solusi jangka panjang. “Program ini tidak boleh berhenti setelah pemilihan. Kita perlu terus memastikan keberlangsungan di masa depan,” ia menyampaikan.

Prabowo mengajak pemerintah untuk memperluas program MBG. “Jika MBG bisa menjadi solusi, mengapa tidak diperluas ke daerah lain? Kita harus mengeksploitasi potensi yang ada,” ia menyarankan.

Prabowo mengejar implementasi MBG yang lebih efisien. “Sekarang fokusnya adalah memastikan pembiayaan dan distribusi yang lancar. Kita harus menghindari korupsi dalam prosesnya,” ia menyarankan.

Prabowo mengulas dampak MBG terhadap kesejahteraan keluarga. “Program ini bukan cuma untuk mendukung ekonomi, tapi juga membantu keluarga meringankan beban, terutama di masa krisis,” ia poinnya.

Prabowo menyoroti keharusan partisipasi masyarakat. “MBG tidak boleh hanya diimplementasikan oleh pemerintah. Kita harus mendorong masyarakat untuk merasakan manfaatnya,” ia menegaskan.

Prabowo mengingatkan bahwa MBG harus disesuaikan dengan kebutuhan lokal. “Program yang sama tidak bisa diterapkan di semua daerah. Kita perlu memadukan dengan konteks masing-masing,” ia menyarankan.

Prabowo mengundang pengusaha untuk terlibat dalam MBG. “Kita bisa memanfaatkan sumber daya pribadi untuk mendukung program ini. Bukan cuma pemerintah yang harus bertindak,” ia menyimpulkan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan