Pestisida Kemari Cisadane: PKB Minta KLH Awasi Ketat Produksi Industri Kimia

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Sungai Cisadane terkena pencemaran pestisida setelah kebakaran pabrik di Serpong, Tangerang Selatan. Anggota Komisi IV DPR dan Ketua DPP PKB Daniel Johan meminta Kementerian Lingkungan Hidup meningkatkan pengawasan pada industri kimia dan pestisida. “Kita meminta pelaksanaan sistem manajemen keamanan lingkungan yang lebih ketat, serta mekanisme pemantauan dini untuk mencegah kemacetan,” kata Daniel dalam wawancara Jumat (13/2/2026).

Peristiwa ini tidak hanya menyentuh industri, tetapi juga mulai mempengaruhi kualitas air dan kesehatan masyarakat. Daniel menekankan kebutuhan investigasi mendalam untuk mengetahui apakah ada kelewatan atau pelanggaran dalam pengelolaan bahan berbahaya. “Labuan administrasi saja tidak cukup, prosedur pengawasan harus berjalan secara berkala dan konkret,” ia ujar.

Kemudian, KLH diminta menjalankan pengujian kualitas air secara berkala di seluruh sungai. Informasi publik tentang risiko kesehatan dan langkah pencegahan juga perlu dibagikan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar sungai. Daniel juga meminta audits lingkungan mendalam terhadap perusahaan terkait penyimpanan bahan berbahaya dan tata kelola kebakaran. “Penegakan hukum harus jadi prioritas jika ada pelanggaran,” ia pasang.

Kebakaran pabrik pestisida di Kecamatan Setu, Tangsel, terjadi pada Senin (9/2). Api tergema dengan 2 mobil pasir setelah 7 jam. Kelangkaan данных mencemaran merangkul 22,5 km sungai, memengaruhi populasi ikan seperti mas, baung, patin, nila, serta sapu-sapu.

Solusi yang diperlukan meliputi penanganan darurat cepat, seperti penempatan penghalang dan pengendala limbah. Daniel berharap Kemenatan Lingkungan Hidup akan segera beraksaksi dengan langkah konkret. “Keselamatan lingkungan dan rakyat harus menjadi prioritas mutlak, bukan hanya formalitas,” ia menyimpulkan.

Pencemaran pestisida menjadi pengingat haram bagi industri berisiko tinggi. Kita harus waspada untuk mencegah kerusakan lingkungan yang tidak dapat dibalikan. Semua pihak harus bekerja sama untuk menjaga kualitas air sebagai sumber kehidupan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan