Kerjaan Proyek Tertembus Longsor di Gianyar, 1 Meninggal dan 2 Terluka

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tiga pekerja proyek di Gianyar tergampal longsor saat menggerakkan material senderan merajan. Salah satunya meninggal dunia, sementara dua orang berhasil dievakuasi. Kejadian ini terjadi pukul 11.05 WIB di Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh. Mereka sedang melakukan tugas pembersihan di area yang dianggap suci oleh masyarakat.

Kondisi tanah yang tidak stabil menjadi penyebab longsor. Material tanah yang terjal merusak tim kerja, sehingga satu pekerja terjebak sementara. Para penyelamat berhasil menarik dua rekan, yang masih luka ringan, sementara satu korban tidak bisa dipindahkan. Korban tewas bernama I Nyoman Sujana, usia 46 tahun, meninggal setelah dievakuasi.

Kebijakan proyek milik Dewa Putu Gede Purnomo, yang terletak 4 meter di bawah rumah warga, dianggap risiko tinggi. Tembok tanah terjal memicu longsor yang merusak para pekerja. Dua rekan kerja, Ketut Warta (50) dan I Wayan Cenik (45), berhasil diambil ke rumah sakit. Ketut Warta mengalami luka di kaki, sementara Wayan Cenik masih dalam perawatan intensif di RS Arisanthi.

Penilaian dari tim laporan menegaskan bahwa longsor berocor karena ketinggian proyek yang tidak seimbang dengan struktur tanah. Dewa Made Artha, pemilik tanah yang terlibat, dilarang memasang bangunan di area tersebut. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan kontraktor untuk memastikan keamanan struktur tanah sebelum memulai proyek.

Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk memahami penyebab longsor. Banyak daerah di Bali mengalami lisan tanah akibat cuaca khas dan struktur tanah yang tidak teratur. Kebutuhan penegakan ketat terhadap ketentuan bangunan menjadi solusi untuk mencegah tragedi serupa.

Semua korban dan para penyelamat mendapatkan bantuan segera. Namun, tragedi ini menunjukkan pentingnya pengetahuan dan ketentuan dalam proyek konstruksi. Keamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama, terutama di lokasi dengan risiko alam seperti longsor.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan