Pergulatan Tim Delegasi Shiga Jepang Ke Jateng, Dikenang Ramai Warga Setempat

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Delegasi dari Prefektur Shiga, Jepang, datang ke Jawa Tengah (Jateng) untuk diskusi kerja sama pengelolaan danau. Pemeriksaan awal mereka diarea ini memberikan pengalaman unik, terutama karena kehangatan masyarakat setempat yang langsung terasa sejak tiba di bandara.

Takeshi Tominaga, yang menjabat Kepala Seksi Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pariwisata, dan Tenaga Kerja di Shiga, mengakui ini sebagai kunjungan pertama ke Jawa Tengah. Ia mengenang rasa kepuasan yang tak terduga dari interaksi dengan warga lokal. “Yang paling mencerminkan keindahnya tempat ini adalah kesederhanaan dan ramah orang lain,” kata ia.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Tominaga mengungkapkan harapan untuk memperkuat kerja sama antar negaranya. Luthfi berharap pengunjungan ini menjadi landasan untuk kolaborasi di bidang investasi, dengan Jateng dipromosikan sebagai wilayah strategis di Jawa. Provinsi ini memiliki luas luas 3,3 juta hektar dan penduduk sekitar 38 juta orang, yang mendukung potensi pengembangan ekonomi.

Tominaga juga berbagi pengalaman sederhana namun berkesan: ketika mobil parinya ditarik oleh warga yang sedang beracara. “Dari hal kecil itu, kita melihat budaya yang luar biasa,” ia sertakan.

Kesempatan ini memungkinkan Jepang mengeksplorasi potensi investasi di Jawa Tengah, bukan hanya dari Eropa atau Timur Tengah, tetapi juga dari negara Asia seperti Jepang. Luthfi menekankan keamanan dan kemudahan regulasi di area ini sebagai faktor menarik bagi para pemilik bisnis.

Kolaborasi ini membuka pintu untuk peluang ekonomi dan pertukaran budaya yang lebih mendalam. Kehangatan masyarakat Jateng menjadi cerminan yang menarik bagi pengunjung luar negeri, menunjukkan bagaimana kesenjangan budaya bisa dikaitkan dengan kerja sama positif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan