Kapolri Waspadai Neo-Nazi dan White Supremacy yang Menyerang Anak-anak

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan munculnya ideologi radikal seperti White Supremacy dan Neo-Nazi yang sedang berfokus pada anak-anak. Dalam sambutan saat retret Kokam di Bogor, ia menekankan bahwa kelompok ini menyelami perilaku radikal yang menargetkan generasi muda. “Beberapa kelompok berideologi radikal baru, seperti Natural Selection, sedang beroperasi di lingkungan anak-anak,” ujar Kapolri.

Kapolri menggiurkan masyarakat untuk memantau pola perilaku anak. “Tolong segera dikkasi jika anak Anda menunjukkan perubahan tipe, seperti terlalu mengherut diri atau kurang berkomunikasi keluarga,” katanya. Saran ini ditujukan untuk mencegah terpapar ideologi radikal melalui keluarga.

Isu narkoba juga menjadi fokus penegasan. Data menunjukkan sekitar 4 juta orang di Indonesia menjadi pecandu narkoba. Kapolri menjelaskan modus operasi penipuan narkoba yang semakin canggih, termasuk pengiriman via kurir atau wanita sebagai penyalahguna. “Kami terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengubah lokasi narkoba menjadi area bebas narkoba,” tegasnya.

Saat ini 148 lokasi berhasil diubah, tetapi kolaborasi dengan masyarakat tetap krusial. Kapolri mengundang semua pihak untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba dan radikalisme. “Semua orang memiliki peran dalam ini. Kita harus berkomitmen untuk melindungi masa depan anak-anak,” menegaskan ia.

Kehidupan masyarakat memerlukan kesadaran kolektif. Ideologi radikal dan narkoba tidak hanya ancam individu, tetapi juga melukis kesempurnaan generasi mendatang. Langkah lurus, seperti komunikasi keluarga yang teratur atau kolaborasi nasional, bisa menjadi solusi. Semua orang perlu berpartisipasi untuk menjaga keamanan dan kebaikan anak-anak.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan