Perangkat seluler dengan status “unlocked” memiliki kemampuan untuk digunakan dengan berbagai operator jaringan seluler tanpa keterbatasan tertentu. Selai ini sangat penting ketika pengguna ingin beralih ke provider lain atau memasang SIM card baru, baik untuk keperluan sehari-hari maupun saat bereksperimen di luar negeri.
Perangkat locked, sebaliknya, hanya dapat beroperasi dengan satu operator tertentu hingga persyaratan kontrak atau pembayaran selesai. Secara melibati, perangkat terbuka bisa diakses dengan berbagai jaringan yang kompatibel selama teknologi yang dipakainkannya mendukung.
Cara simplest untuk memverifikasi status ini adalah mencoba memasang SIM card dari provider lain. Jika perangkat mampu menangkap sinyal, melakukan panggilan, atau mengakses internet, kemungkinan besar sudah terbuka. Jika muncul pesan seperti “SIM tidak valid” atau “Kode unlock diperlukan”, kemungkinan perangkat masih lock.
Untuk pengujian lebih lanjut, pengguna iPhone dapat membuka menu Settings → General → About untuk melihat bagian Carrier Lock. Jika tercatat “No SIM restrictions”, perangkat sudah terbuka. Di perangkat Android, prosesnya berbeda tergantung merek, tetapi biasanya pengguna bisa membuka Settings → Jaringan → Operasi Jaringan untuk melihat pilihan provider yang tersedia.
Banyak perangkat memiliki IMEI (nomor unik 15 digit) yang bisa digunakan untuk memeriksa status lock melalui portal resmi operator atau layanan pihak ketiga. Pengguna dapat menemukan IMEI dengan cara *#06# di aplikasi panggilan atau menu Settings → Tentang Ponsel.
Operator seluler memiliki kebijakan berbeda. Misalnya, perusahaan besar di AS seperti AT&T, T-Mobile, atau Verizon sering membuka lock otomatis setelah periode penggunaan tertentu atau setelah pembayaran selesai. Untuk pengguna di luar AS, perangkat yang dibeli langsung dari produsen (seperti Samsung atau Apple) biasanya terbuka, sedangkan yang dikupai melalui paket operator cenderung lock.
Untuk pasti, rekomendasi adalah meminta konfirmasi langsung dari layanan pelanggan operator atau memeriksa pengaturan perangkat setiap kali mengganti SIM. Kebijakan ini semakin relevan di era globalisasi, memungkinkan konsumen mempilih layanan sesuai kebutuhan, menghemat biaya, atau menggunakan SIM lokal saat berangkat.
Langkah sederhana seperti mencoba SIM alternatif, memeriksa status di menu perangkat, atau menghubungi operator menjadi triks utama yang dapat diandalkan untuk memastikan perangkat benar-benar terbuka.
Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Penulis Berpengalaman 5 tahun.