Banjir Berkepanjangan di Bogor: 2 Kecamatan Terendam, 68 Rumah Bawa Batu

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Desa Bojong Koneng dan Cijayanti di Bogor, Jawa Barat, melanda kemerosotan akibat banjir. Laporannya menyebut 68 rumah terendam dan 5 unit rumah terjerat. BMBPBD Kabupaten Bogor menyatakan banjir disebabkan hujan berintensitas tinggi yang berlangsung lama, sehingga aliran air dari anak kali mengalir terlalu cepat dan menabrak penginapan. Material lumpur dan bebatuan juga menjadi masalah utama di jalan lingkungan.

Kepala BPBD, Muhammad Adam Hamdani, menjelaskan bahwa tim pengendali masih aktif di lokasi. Pembersihan jalan dan pengurangan limbah banjir dilakukan oleh pihak pengembang. Sebagian kendaraan roda empat juga terpahat dan dibebaskan oleh tim aksi darurat.

Di Cijayanti, banjir merendam rumah 68 unit yang dilanda 225 orang. Ketinggian air mencapai 160 cm di beberapa wilayah. Penilaian BMBD menunjukkan 4 rumah mengalami kerusakan berat, 1 rumah terjerat ringan, dan 68 rumah (dihuni 255 jiwa) terendam.

Pengalaman ini membuktikan bagaimana banjir badan bencana yang tidak hanya menimbulkan kerugian materi tetapi juga memicu ketimpangan sosial. Aliran banjir yang tak terkendali menimbulkan kerusakan fisik dan emosional bagi masyarakat.

Pembangunan infrastruktur yang lebih kuat dan sistem pengendalian banjir yang efektif menjadi prioritas. Di era perubahan iklim, siapapun harus siap menghadapi risiko alam dengan cara yang rapat dan berkesinambungan.

Kita semua berperan dalam mencegah dan menangan bencana. Jangan tunggu terpahat sebelum bertindak. Keterampilan dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk menjaga keamanan dan kelancaran hidup di daerah yang rentan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan