Syarat Daftar Jadi Anggota Baru OJK: Orang Parpol Boleh Ikut

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pendaftaran Calon Pegganti ADK OJK Bukadalah pada 11 Februari 2026
Jakarta – Proses pendaftaran calon pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah dibuka sejak tanggal 11 Februari 2026 pukul 00.00 WIB hingga 2 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Pelaksanaan dilakukan secara digital melalui situs resmi https://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id.

Jabatan yang dapat diisi meliputi Ketua Dewan Komisioner merangkap, Wakil Ketua Dewan Komisioner merangkap, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon merangkap. Proses ini gratis, tetapi calon yang memerlukan bantuan dapat menghubungi sekretariat pengelola seleksi, Arief Wibisono.

Sebagai penyelenggara, Arief menjelaskan tidak ada biaya terlibat karena semua proses dilakukan online. Namun, pendampingan teknis tetap tersedia melalui tim yang terlibat.

Kriteria Wajib diwujudkan oleh Calon Pegganti ADK OJK
Sebanyak tiga calon pejabat OJK harus memenuhi ketentuan khusus. Utamanya, pengalaman atau keahlian dalam sektor jasa keuangan minimal 10 tahun. Arief, yang telah 33 tahun bekerja dalam bidang ini, menekankan bahwa pengalaman di bawah 10 tahun tidak diserahkan.

Selain itu, calon yang merupakan pengurus atau anggota partai politik diperbolehkan, tetapi harus melepas jabatan tersebut sebelum ditetapkan sebagai ADK OJK. Hubungan keluarga hingga derajat kedua atau marga budak dengan ADK OJK juga dilarang. Pendaftar hanya bisa memilih satu jabatan yang ingin diisi.

Daftar Lengkap Kriteria

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Memiliki akhlak, moral, dan integritas baik
  3. Cakap menjalankan perbuatan hukum
  4. Tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi pengurus perusahaan yang pailit
  5. Sehat fisik
  6. Usia maksimal 65 tahun pada 2 Juni 2026
  7. Pengalaman minimal 10 tahun di sektor jasa keuangan
  8. Tidak pernah menerima pidana penjara selama 5 tahun atau lebih
  9. Bukan pengurus atau anggota partai politik saat pencalonan

Analisis Tren Pendaftaran ADK OJK
Proses seleksi ADK OJK ini mencerminkan kebutuhan stabilitas regulasi keuangan di Indonesia. Dibanding era sebelumnya, fokus pada pengalaman panjang dan integritas menjadi prioritas. Kontribusi dari partis politik tetap diwujud, tetapi dengan ketatannya terhadap pengalaman profesional.

Solusi untuk Optimasi Proses Seleksi
Pemerintah dapat memperluas platform digital untuk meningkatkan efisiensi pendaftaran. Menerapkan teknologi AI untuk verifikasi pengalaman atau pengujian keahlian mungkin mempercepat proses. Selain itu, kampanye informasi lebih luas ke kalangan masyarakat akan membantu menarik calon dengan kualitas yang memadai.

Penutup yang Menjadi Panggilan
Pendaftaran kali ini menjadi peluang penting untuk mengembangkan kekualitas pengawas keuangan. Calon yang berkeinginan membangun sistem keuangan transparan dan efisien diharapkan tidak mengelak. Setiap langkah yang diambil sekarang akan memengaruhi keamanan dana milik masyarakat di masa depan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan