Rusia Menyerang Ukraina, Ibu dan Anak Meninggal, 16 Orang Lain Tewas

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kyiv – Rusia kembali melakukan serangan terhadap kota Sloviansk di Ukraina Timur. Harga serangan ini adalah seorang wanita berusia 11 tahun dan ibunya, serta 16 warga sipil lainnya yang terluka. Pejabat daerah Vadym Filashkin mengungkapkan informasi ini melalui media sosial, seperti dilansir AFP Selasa (10/2/2026).

Data tambahan menunjukkan jumlah korban sipil di Sloviansk meningkat ke 16 orang. Wali Kota Sloviansk, Vadym Lyakh, menjelaskan serangan Rusia menggunakan bom sekitar pukul 10.00 pagi. Salah satu korban adalah anak berusia 7 tahun.

Polisi nasional Ukraina memusnahkan video rumah yang hancur dengan penuh. Pasukan Moskow terus memukul ke Sloviansk yang telah menjadi kawasan kontrol Rusia sejak 2022. Wilayah ini memiliki populasi sekitar 100.000 jiwa sebelum invasi Rusia.

Di Zaporizhzhia, serangan Ukraina menewaskan satu orang dan melukai enam warga. Government Rusia menyebut korban adalah pendeta. Pemangkuan Rusia, Yevgeny Balitsky, menjelaskan serangan terjadi di Skelky di sungai Dnipro.

Wilayah Donetsk, yang mencakup Sloviansk, adalah salah lima wilayah yang diperserikatan Rusia. Pasukan Moskow berada sekitar 15 km dari kota tersebut.

(fas/haf)

Dampak serangan ini mengungkapkan ketidakpastian keamanan di ouvrage timur Ukraina. Keterlibatan drone dan rudal Rusia menimbulkan kemerosotan luas, terutama pada keluarga sipil. Skala kekerasan serangan ini mengajak dukungan lebih luas bagi pelindung sipil di area berwarna merah.

Berkat melancarkan kerja sama internasional untuk melindungi masyarakat di Ukraine. Setiap korban menjadi pengingat bahwa konflik tidak hanya mengancam ketahanan fisik, tetapi juga kehidupan sehari-hari warga. Langkah-langkah proaktif diperlukan untuk meminimalkan kekerasan dan melindungi hak asasi manusia di seluruh wilayah yang terkena serangan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan