Prabowo Bertemu Anthony Salim dan Boy Thohir di Hambalang, Diskusi Strategi Bisnis

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Selain bertemu dengan APINDO, Presiden Prabowo Subianto menerima penjelasan dari lima pemimpin usaha nasional. Apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut?

Pertemuan bertempat di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2) sore, berlangsung selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB. Diskusi ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah dan dunia usaha, serta mengungkap kondisi ekonomi serta peluang bagi sektor strategis.

Pernahnya, Prabowo menyelenggarakan event ini berdasarkan permintaan para pengusaha. Lima tokohBisnis yang hadir adalah Prajogo Pangestu dari Barito Pacific Group, Anthony Salim dari Salim Group, Franky Widjaja dari Sinar Mas Group, Boy Thohir dari Adaro Energy, serta Sugianto Kusuma dari Agung Sedayu Group. Mereka membahas tantangan dan solusi dalam mengembangkan industri serta meningkatkan daya saing nasional.

Presiden menekankan pentingnya kolaborasi entrepsur dan pemerintah untuk menciptakan pekerjaan serta mendorong pembangunan yang manfaatnya langsung bagi masyarakat. Prabowo menegaskan bahwa industri harus fokus pada kepentingan rakyat, seperti menciptakan lapangan kerja dan memperkuat kemandirian.

Paramedan usaha menegaskan ketertarikan untuk mendukung kebijakan pemerintah, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga pengembangan UMKM. Mereka juga mengajukan pendanaan untuk proyek yang berkembang biakkan industri yang berkelanjutan.

Sebelumnya, pada Senin (9/2) sore, Prabowo juga menghadiri diskusi dengan APINDO di lokasi sama. Di sana, ia mengundang sektor industri untuk menciptakan kerja lebih banyak. Diskusi tersebut menyelami kondisi ekonomi serta tantangan bisnis di masa depan. Prabowo mendengarkan masukan dan harapan para pengusaha terkait kebijakan nasional.

Prabowo mengajak pengusaha untuk terus bekerja sama dalam membuka peluang kerja, memperkuat sektor real, serta mendukung UMKM. Paramedan usaha berkomitmen untuk menggabungkan aspek sosial dalam pengembangan bisnis, seperti meningkatkan pendidikan dan gizi anak.

Ini membuka pintu baru bagi kolaborasi lebih luas antara pemerintah dan dunia usaha. Dengan sinergi yang kuat, Indonesia bisa meraih pembangunan yang lebih inklusif dan mendukung kemandirian bangsa.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan