Pimpinan MPR RI memperkenalkan komitmen nasional untuk mempercepat pemulihan Aceh pascabencana. Pengumuman ini disampaikan oleh Ketua MPR Ahmad Muzani dalam pertemuan di Aceh, yang berlangsung pada Rabu (11/2/2026). Muzani menekankan bahwa pengorbanan Aceh bukan hanya tentang pemulihan fisik, tapi juga simbol solidaritas nasional yang menghargai keberadaan provinsi sebagai bagian dari Indonesia.
“Bahaya Aceh adalah masalah bersama kita semua,” ujar Muhammadu. Kata ini memperkuat ide bahwa setiap masyarakat Indonesia memiliki tanggung jawab untuk mendukung perjuangan Aceh. Kunjungan Pimpinan MPR ke Aceh merupakan lanjutan dari komunikasi yang terus berlangsung dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang fokus pada solusi mendasar yang menghadapi dampak sosial, ekonomi, dan fisik bencana besar.
Sebagai langkah konkret, MPR RI menegaskan pembentukan badan khusus untuk rekonstruksi Aceh. Ini mengacu pada pengalaman pascatsunami tahun sebelumnya. Muzani juga menyatakan bahwa pemerintah pusat telah memberikan respon positif terhadap panggilan Pemprov Aceh untuk mendanai pengembangan infrastruktur dan bantuan kebutuhan umat.
Di bidang kesehatan, pemerintah terus memastikan pelayanan rumah sakit tetap berjalan. Data menunjukkan hampir 99% listrik di Aceh telah kembali beroperasi. Selain itu, pemerintah pusat memberikan bantuan berupa 15.000 paket sembako dan 15.000 paket ibadah untuk delapan kabupaten berwenang.
Muzani juga mengangkat isu penanganan BBM dengan sistem barcode dan kekurangan ternak pascabencana. Keterbatasan dana membuat Pemprov Aceh memilih prioritas mewujudkan Meugang, tradisi yang sangat tercinta di masyarakat. Pemerintah pusat memberikan dukungan sebaik mungkin, termasuk alat keras dan kebutuhan agama.
Kunjungan Pimpinan MPR tidak hanya berupa forum diskusi, tetapi juga simbol dukungan nyata. Mereka disambut oleh Tari Ranup Lampuan di Bandara Sultan Iskandar Muda, lalu berdiskusi dengan ulama di Pandok Pesantren Mahyal Ulum. Kehadiran Mereka mencerminkan harapan bangkitnya Aceh dan kebangkitan semangat nasional yang tak padam.
Dengan semangat kolektif ini, Aceh dapat kembali menjadi simbol kekuatan kebersamaan Indonesia. Proses pemulihan bukan hanya tentang membangun fisik, tapi juga memperkuat keindahan budaya dan ketahanan masyarakat. Semoga semangat ini memudahkan semua pihak untuk mencapai tujuan pengembalian normalitas.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.