Jakarta – Menanamkan pemberitaan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dikenal juga Gus Ipul, menyatakan proses menentukan penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS bergantung pada data DTSEN yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS). Alasannya, data BPS merupakan sumber terintegrasi yang disusun secara terstruktur.
“Secara spesifik untuk PBI, kami menerima permintaan dari pemerintah daerah yang mengacu pada data tunggal ekonomi sosial nasional, di mana permintaan tersebut harus berasal dari desil 1 hingga 5,” jelas Gus Ipul di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).
“Mengapa begitu? Karena data tunggal saat ini disajikan dalam bentuk perengkingan,” menambahkannya.
Sebagai contoh, Gus Ipul menjelaskan desil 1, yang mencakup 10% masyarakat ekonomi paling rendah. Berdasarkan estimasi BPS, di desil 1 ada sekitar 28,9 juta individu atau keluarga. Jika populasi Indonesia mencapai 289 juta, desil 1 mencakup 28,9 juta orang. Di level KK, dengan total 96 juta, desil 1 mencakup 9,6 juta orang. Data ini mencakup nama, alamat, dan informasi pribadi.
Gus Ipul menonjolkan bahwa data BPS memang belum sempurna, tetapi sudah menjadi sumber tunggal. Perubahan sehari-hari, seperti kematian, lahir, atau pindah tempat tinggal, memerlukan pemutakhiran. “Setiap tiga bulan sekali, BPS memperbarui data melalui pengolahan pangkalan-pangkalan informasi,” kata Gus Ipul.
Alokasi untuk PBI dari APBN setara 96,8 juta orang, sementara APBD bisa mencapai 55 juta. Jika digabungkan, total lebih dari 150 juta orang, atau lebih dari 50% penduduk Indonesia. Gus Ipul menekankan bahwa proses verifikasi dan validasi usulan dari kepala daerah dilakukan secara rutin setiap bulan. Data disesuaikan dengan DTSEN dan alokasi pemerintah.
“Tugas Kementerian Sosial adalah menentukan penerima manfaat berdasarkan usulan kepala daerah yang disesuaikan dengan DTSEN dan alokasi,” konclosenya.
Bantuan PBI tetap menjadi solusi penting untuk mendukung masyarakat yang memang berhak. Prosesnya memerlukan ketelitian dan adaptasi terhadap data yang terus berubah.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.