El Rumi Menyatakan Perasaan Romantis kepada Syifa Hadju, Kualitas Waktu bersama Saat Ini

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta
El Rumi mengakui sering merasa sentimen romantis terhadap Syifa Hadju meski jaraknya. Meski jarak fisik sering terpisah, mereka menemukan cara untuk menjaga keseimbangan relasi.

Dalam acara ‘Media Gathering – Cerita Ramadan Masa Kini bersama Shopee Big Ramadan Sale’ pada Rabu (11/2/2026), El Rumi memahami Ramadan saat ini harus dikendalikan dengan cerdas dan berarti. Karena dirinya tidak suka kebutuhan berlebihan, menghadapi masa sakti ini menjadi tantangan untuk mengelola waktu dengan lebih efektif.

“Jadwal ibadah, kerja, dan kehangatan keluarga semuanya harus seimbang,” ujar El Rumi. “Ramadan bukan hanya tentang ritual, tapi juga tentang memastikan waktu dibelikan untuk yang terpenting.”

El Rumi mengajak menggunakan teknologi untuk mengoptimalkan waktu. Misalnya, Shopee menjadi solusi praktis untuk belanja tanpa ketergantungan waktu fisik. “Dengan Shopee, kami bisa berkomunikasi atau belanja tanpa perlu berbelanja fisik. Meski kami sibuk, kita masih bisa saling hadir melalui fitur game atau pesan,” katanya.

Kebersamaan mereka tidak terbatas pada persenaman. Teknologi memungkinkan mereka mempertahankan kontak melalui panggilan, pesan, atau aktivitas virtual. “Kita bisa bermain game bersama di Shopee meski tidak ada kesempatan bertemu. Teknologi bikin hubungan kami lebih hemat waktu, tapi tetap hangat,” added El Rumi.

Studi kasus menunjukkan bahwa pasangan muda semakin mengandalkan platform digital untuk menjaga hubungan. Salah satunya adalah pasangan yang menggunakan aplikasi video call atau game online untuk merencanakan hari Ramadan bersama. Contoh lain, keluarga yang memanfaatkan layanan e-commerce untuk menghabiskan waktu belajar belanja bersama anak-anak.

Analisis menunjukkan teknologi bukan hanya alat praktis, tapi juga pembekas hubungan. Di era digital, inovasi seperti Shopee memungkinkan pasangan tetap produktif tanpa kehilangan interaksi pribadi. Hal ini terutama relevan di tengah tantangan modern seperti jadwal yang padat atau kebiasaan preservation.

Teknologi membuka ruang baru untuk merancang hubungan yang fleksibel. Meski tradisi Ramadan sering digambarkan dengan pertemuan fisik, adaptasi digital menunjukkan bahwa kedaulatan dan kreativitas tetap bisa dilestarikan. Ini membuka pandangan bahwa modernitas bukan menggantikan nilai-nilai tradisional, tapi memperkayunya.

Kesadaran akan penting. Semakin canggih teknologi, semakin perlu kita memahami cara buatnya tidak mengacaukan hubungan pribadi. Teknologi harus menjadi jembatan, bukan penghalang. Dengan semangat inovatif, kita bisa menjaga rasa hangat meski jarak fisik menjauh.

Hukum harapan dalam Ramadan bukan hanya tentang doa, tapi juga opsi untuk berinovasi. Dengan teknologi, kita bisa mengajukan cara baru untuk merasakan keindahan bersama. Jangan ragu untuk mencoba solusi digital yang bikin hubungan kami lebih kuat, bahkan di tengah kenyamanan digital.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan