Jakarta – Yuli Farianti, Direksi Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI, menyatakan hasil Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak pasal 451 sebagai penegasan hukum kolegium di Indonesia. Penolakan ini, menurut Yuli, bukan hanya mengakui tata cara hukum yang berlaku tetapi juga menghapuskan ambiguitas yang sebelumnya melampaui batas.
“Putusan MK sudah memberikan kejelasan mutlak. Pasal 451 ditolak, sehingga kolegium yang dibentuk berdasarkan undang-undang sebelumnya tidak lagi valid,” ujarnya. Hal ini berarti kolegium yang resmi kini hanya satu: yang berada dalam konsil sesuai UU No. 17 Tahun 2023.
Yuli menekankan, apabila masih ada pihak yang mengklaim keberadaan kolegium lain di luar yang ditetapkan konsil dan MK, status tersebut dianggap ilegal. “Kolegium yang tidak sesuai ketentuan hukum tidak memiliki legitimasi,” tegasnya. Menurutnya, keputusan MK ini tidak hanya memperkuat kedudukan kolegium yang resmi tetapi juga memberikan kepastian bagi pihak yang berkepentingan.
Putusan MK ini menjadi kunci untuk menghindari keraguan dalam pemanfaatan kolegium. Yuli mengajak semua pihak untuk memastikan pemahaman jelas bahwa struktur konsil adalah yang sah. Kemerdekaan hukum yang sudah ditetapkan harus menjadi dasar dalam setiap pembahasan terkait kolegium.
Kelebihan dari keputusan ini adalah tidak hanya menghilangkan dualisme tetapi juga mempercepat proses regulasi. Dengan menjadi lebih jelas, Yuli berharap kesepakatan akan lebih terstruktur dan efisien. Konsekuensi positif ini bisa menjadi fondasi untuk perkembangan sistem kesehatan di masa depan.
Yang perlu diperhatikan adalah konsistensi pemanfaatan UU No. 17 Tahun 2023. Semua pihak, termasuk instansi terkait, harus mengacu pada regulasi yang resmi. Hal ini akan mencegah konflik hukum dan mempersempit ruang untuk kesalahan interpretasi.
Kita harus menghargai keputusan MK sebagai langkah penting. Ia tidak hanya mengatasi masalah tadi tetapi juga melindungi hak hukum yang harus dihormati. Setiap pihak harus berkomitmen mematuhi aturan yang sudah ditetapkan. Dengan begitu, kita bisa memastikan keadilan dan keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya manusia kesehatan.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.