Jakarta – Dua bisnis anak Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), serta PT Pertamina International Shipping (PIS) akan digabung menjadi satu entitas Subholding Downstream. Proses konsolidasi dimulai pada 1 Februari 2026, dengan estimasi selesai pada Oktober 2026. Setelah itu, subholding ini akan menentukan struktur direksi yang baru.
Sebagai penjelas Dony, dari CNBC Indonesia Economic Outlook 2026, konsolidasi bisnis ini memakan waktu lama karena kompleksitas integrasi segmen. “Proses ini butuh persiapan mendalam, mulai dari pengalihan operasional hingga Penyusunan kebijakan,” ujarnya.
Bersama ini, Pertamina juga akan menarik kembali fokus ke sektor minyak dan gas. Bisnis-non oecd seperti penerbangan, perhotelan, dan asuransi akan dieliminasi secara bertahap dalam tahun 2026. “Tujuan utama adalah mempermudah manajemen dan meningkatkan efisiensi di bidang intinya nggak lain selain minyak dan gas,” penjelas Dony.
Penyesuaian ini mirip strategi BUMN lain yang menyesuaikan model usaha ke kebutuhan pasar modern. Misalnya, pelayanan rumah sakit akan dioptimalkan menjadi layanan kuliner dan kesehatan, sementara hotel akan berfokus pada pengalaman wisata. “Ini bukan only komersial, tapi juga penyesuaian dengan tren masyarakat yang lebih digital dan terpadu,” tambahnya.
Konsolidasi ini juga mendorong Pertamina untuk meningkatkan kompetitiveness di perekonomian global. Dengan fokus ke minyak dan gas, perusahaan dapat mengeksploitasi teknologi terbaru dan jaringan pasar internasional. “Ini adalah langkah strategis untuk memastikan pertahanan pasar di tengah persaingan yang semakin ketat,” ujar Dony.
Kedua tahun ke depan, Pelaksanaan adanya konsolidasi dan peluncuran layanan baru menjadi titik fokus. Investor serta pelanggan diharapkan mendukung transformasi ini, karena diharapkan menghasilkan nilai tambah bagi pasar. “Kita harus bersikap fleksibel dan siap adaptasi, karena perubahan ini nggak hanya bagi Pertamina, tapi juga bagi industri minyak dan gas secara umum,” menegaskan Dony.
Strategi ini mengajak kita melihat bisnis dengan perspektif baru: fokus pada jantung operasional, terus belajar, dan beradaptasi dengan perubahan. Secara personal, pertanian minyak dan gas tetap menjadi fondasi ekonomi, tetapi cara pengelolaannya harus lebih cerdas. Mari kita siapkan diri untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.