Mahkamah Agung Menuju TantanganSobrekasi Perkara 2025
Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto menegaskan masalah beban perkara yang terus meningkat. Di panggung MA Jakarta Pusat, ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, MA mungkin menghadapi krisis Trouble Overflow karena jumlah kasus yang terus tiba. Berdasarkan data tahun sebelumnya, rata-rata hakim agung mengadili 2.384 kasus per tahun.
Komposisi MA saat ini terdiri dari 8 hakim pendukung, termasuk 3 hakim ad hoc tipikor dan 5 hakim ad hoc PHI. Meski beban sangat besar, Sunarto menyatakan MA masih mampu menyelesaikan 99,54% kasus, sebesar 2.373 per tahun atau 198 per bulan. Hal ini didukung oleh strategi pengadilan digital yang diadopsi sejak Mei 2024, seperti pengajuan kasasi dan peninjauan kembali secara online dengan tingkat penggunaan 96,58%.
Teknologi juga membantu MA menghemat sumber daya. Dengan sistem digitalisasi, penggunaan kertas di MA dan badan peradilan bawahnya bisa berkurang hingga 866 ton. Hal ini setara dengan penyelamatan 10.263 pohon dan penghematan air sebesar 2.309.133.600 liter, serta penurunan emisi CO2 sebesar 805.631 kg.
Analisis Recent dan Penerapan Digital
Studi tahun 2026 menguji dampak digitalisasi pada kinerja MA. Penelitian menunjukkan bahwa pengadilan berbasis AI dapat mempercepat pengadilan hingga 40% tanpa mengurangi akurasi. Di Indonesia, beberapa provinsi seperti Jawa Barat dan Surabaya telah uji aplikasi chatbot untuk pendanaan kasus sederhana. Data menunjukkan efisiensi meningkat 25% dan biaya operasional berkurang 15%.
Kesetaraan Lingkungan
Pemanfaatan digitalisasi tidak hanya menghemat kertas, tetapi juga mengurangi dampak lingkungan. Penurunan kertas sebesar 866 ton setara dengan penghematan sumber air limbah dan mengurangi emisi karbon. Ini mendukung target Indonesia dalam pemanfaatan teknologi untuk menciptakan keberlanjutan.
Pemikiran Akhir
Masa depan sistem peradilan memerlukan adaptasi teknologi. Bagaimana jika MA terus mengadopsi solusi digital untuk mengelola beban kasus? Ini bukan hanya tentang efisiensi, tapi juga tentang menjaga kualitas pengadilan di tengah tantangan modern. Semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, harus mendukung inovasi yang bisa membuat proses hukum lebih cepat dan transparan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.