Merry Riana Usai AHY Menyanyikan untuk Jadi Anggota Jurkam Partai: Siap Belajar

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Merry Riana, sebagai motivatior dan penulis, ditetapkan oleh AHY untuk menjadi jurnalis politik serta kandidat partai setelah mendapatkan KTA. Ia mengakui siap menerima arahan dan belajar dalam lingkungan baru yang disediakan oleh Demokrat. “Saya akan belajar perlahan, meski tetap siap untuk menerima arahan dari Ketum,” kata Merry saat diacara di Kantor Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

AHY menjelaskan Merry cocok menjadi juru kampanye nasional karena pengalamannya sebagai orator yang langsung berinteraksi dengan masyarakat. “Merry sudah jadi motivator yang fasih berbicara di public, bahkan di acara nasional-religius. Nanti bisa diajukan orasi di lapangan terbuka,” tegas AHY.

Merry juga menjadi ketua panitia perayaan Imlek Nasional Partai Demokrat yang digelar 18 Februari. “Ini menunjukkan Demokrat sangat inklusif, sehingga anggota setia seperti saya bisa berkontribusi,” ujarnya.

AHY menyerahkan 48 KTA baru kepada Merry, mengakui kualitasnya dalam komunikasi politik. “Merry bisa langsung berorasi di umum, baik emang di aktivitas kecil maupun besar,” tegas AHY.

Berdasarkan tren politik terkini, peran motivator dalam kampanye partai semakin digalakkan karena kemampuannya memicu respons emosional publik. Masuknya Merry mencerminkan strategi modern partai untuk merangkum suara yang berbeda, seperti peserta Imlek yang oleh dulu tidak terlibat dalam politik.

Demokrat terus memperluas ruang untuk semangat iman dan nilai-nilai rakyat. Masuknya Merry Riana menjadi peluang baru untuk partai memanfaatkan platform motivasi dalam memperkuat sinar politik.

Semakin banyak persona yang tidak konvensional yang diakui dalam politik, semakin penting untuk mengeksplorasi cara baru untuk mengkomunikasikan pesan. Merry Riana bisa menjadi contoh bagaimana motivasi bisa dikonversi menjadi aksi politik.

Semoga pengalaman ini menjadi bahan bagi Merry untuk terus berkontribusi dalam membangun demokrasi yang lebih inklusif. Semua orang pun memiliki peran unik dalam merancang masa depan bersama, termasuk melalui seni atau dunia motivasi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan