TASIKMALAYA, Thecuy.com — Program Kampung Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat terlangsung di Kantor Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Selasa (10/2/2026). Aktivitas ini menjadi langkah awal dalam menyelesaikan persoalan sosial di kota ini tanpa bantuan APBD, tetapi dengan kerja sama intensif antara pemerintah daerah dan organisasi swasta.
Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Budi Rachman, membahas bahwa ini bukan hanya program sosial biasa. Kegiatan ini terlancar melalui koordinasi yang ketat antara Pemkot Tasikmalaya dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. “Kami tidak mengandalkan dana negara, tapi dengan dukungan dari Sekda, Sekwan, OPD, hingga Bank BJB,” ujarnya.
Kampung Sosial dirancang untuk memberikan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program. Mulai dari pelatihan ekonomi, edukasi kebijakan, hingga aksi nyata seperti pembersihan solokan lewat “jalan-jalan sosial”. „Makanan dan uang tidak selalu menjadi solusi. Jadi, kita fokus pada kemampuan masyarakat sendiri,” kata Budi.
Untuk masa depan, Dinas Sosial menargetkan pembentukan “Puskesmas Sosial” di setiap kelurahan. Konsepnya mirip dengan puskesmas kesehatan, namun fokus pada masalah sosial. “Jika puskesmas menangani kesehatan, Puskesmas Sosial bertanggung jawab atas isu sosial warga,” pejelasan Budi.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diki Candra, menekankan bahwa program ini bukan cuma untuk kepentingan lokal. “Ini adalah contoh kerja senyap yang harus diteladani. Jangan hanya denger APBD, tapi juga gotong royong,” kata Diki dengan nada sederhana.
Program ini melibatkan banyak pihak, termasuk OJK, BJB, dan komunitas sosial. Di Tasikmalaya, intervensi sosial berupa program unik seperti Kang Sule (kangkung dan subsidi lele), Paras Lur (pembiakan ayam ras petelur), hingga program cabai dan tomat di tingkat kecamatan.
Rencana jangka panjangnya mencakup pengembangan infrastruktur sosial yang lebih terstruktur. Merekam Budi, ini adalah langkah awal untuk memperluas jaringan bantuan sosial tanpa menghangus anggaran negara. “Kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat bisa menjadi penyelamatnya sendiri,” ia tambahkan.
Masa depan kampung sosial di Tasikmalaya menjanjikan solusi berkelanjutan. Dengan kerja sama lintas instansi dan komunitas, program ini membuktikan bahwa bantuan sosial bisa lahir dariGotong royong. “Jangan tunggu dana dari luar, tapi mulai dari kemampuan kita sendiri,” kata Diki.
Program ini juga menjadi model bagi daerah lain. Dengan pendekatan yang praktis dan tidak mengandalkan dana pemerintah, Tasikmalaya menunjukkan bahwa solusi sosial bisa terpadu dengan kehidupan sehari-hari. “Ini bukan cuma untuk hari ini, tapi untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Budi.
Setelah ini, masyarakat harus tetap aktif mempraktikkan nilai gotong royong. Jika banyak orang saling membantu, masalah sosial bisa diselesaikan lebih cepat. “Kita harus bersaing dalam berbagi, bukan bersaing dalam meminta,” tegas Diki.
Kepemimpinan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat semakin terbukti efektif. Dengan semangat “berbuat banyak tanpa banyak bicara”, mereka berhasil mengorganisir program yang tidak hanya membantu, tapi juga menginspirasi. “Kita tidak ingin menjadi pusat bantuan, tapi menjadi pelayang,” ujar Budi.
Dengan pendekatinya, kampung sosial di Tasikmalaya bisa menjadi contoh bagi kota lain. Jika lebih banyak daerah menyusul, kemungkinan besar masalah sosial bisa diselesaikan tanpa harus bergantung pada dana pemerintah. “Ini adalah uji coba, tapi jika berhasil, bisa dijadikan standar,” menegaskan Diki.
Program ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas instansi bisa memberikan hasil maksimal. Dengan dukungan dari OJK, BJB, dan komunitas, Tasikmalaya bisa menawarkan solusi yang lebih komprehensif. “Kita ingin menunjukkan bahwa bantuan sosial bisa berdampak real,” kata Budi.
Setelah ini, masyarakat harus tetap mempertahankan semangat ini. Jika tidak, program ini bisa menjadi hanya satu kali. “Kita harus terus berusaha, tapi tidak boleh terlalu lama,” tegas Diki.
Kampung Sosial di Tasikmalaya bukan cuma program sosial biasa. Ini adalah pengalaman belajar bagi semua pihak. Dengan semangat kerja sama dan gotong royong, masyarakat bisa memperoleh ketenangan. “Jangan tunggu buat, tapi langsung aja,” kata Budi.
Ini adalah solusi yang perlu diteladani oleh daerah lain. Jika lebih banyak kota dan kecamatan mengadopsi pendekatan ini, kemungkinan besar masalah sosial bisa diselesaikan lebih cepat. “Kita harus menjadi contoh, bukan hanya pengawas,” tegas Diki.
Program ini juga menunjukkan bahwa solusi sosial bisa lahir dari sumber yang tidak diharapkan. Tanpa APBD, Tasikmalaya bisa menawarkan bantuan yang signifikan. “Ini adalah bukti bahwa masyarakat bisa menjadi sumber bantuan,” ujar Budi.
Dengan pendekatinya, Tasikmalaya bisa menjadi model bagi daerah lain. Jika lebih banyak daerah menyusul, kemungkinan besar masalah sosial bisa diselesaikan tanpa harus bergantung pada dana pemerintah. “Ini adalah uji coba, tapi jika berhasil, bisa dijadikan standar,” menegaskan Diki.
Proses ini membutuhkan komitmen dari semua pihak. Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat telah terbukti efektif. Dengan semangat “berbuat banyak tanpa banyak bicara”, mereka berhasil mengorganisir program yang tidak hanya membantu, tapi juga menginspirasi. “Kita tidak ingin menjadi pusat bantuan, tapi menjadi pelayang,” ujar Budi.
Setelah ini, masyarakat harus tetap aktif mempraktikkan nilai gotong royong. Jika banyak orang saling membantu, masalah sosial bisa diselesaikan lebih cepat. “Kita harus bersaing dalam berbagi, bukan bersaing dalam meminta,” tegas Diki.
Kepemimpinan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat semakin terbukti efektif. Dengan semangat “berbuat banyak tanpa banyak bicara”, mereka berhasil mengorganisir program yang tidak hanya membantu, tapi juga menginspirasi. “Kita tidak ingin menjadi pusat bantuan, tapi menjadi pelayang,” ujar Budi.
Dengan pendekatinya, kampung sosial di Tasikmalaya bisa menjadi contoh bagi kota lain. Jika lebih banyak daerah menyusul, kemungkinan besar masalah sosial bisa diselesaikan tanpa harus bergantung pada dana pemerintah. “Ini adalah uji coba, tapi jika berhasil, bisa dijadikan standar,” menegaskan Diki.
Program ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas instansi bisa memberikan hasil maksimal. Dengan dukungan dari OJK, BJB, dan komunitas, Tasikmalaya bisa menawarkan solusi yang lebih komprehensif. “Kita ingin menunjukkan bahwa bantuan sosial bisa berdampak real,” kata Budi.
Setelah ini, masyarakat harus tetap mempertahankan semangat ini. Jika tidak, program ini bisa menjadi hanya satu kali. “Kita harus terus berusaha, tapi tidak boleh terlalu lama,” tegas Diki.
Kampung Sosial di Tasikmalaya bukan cuma program sosial biasa. Ini adalah pengalaman belajar bagi semua pihak. Dengan semangat kerja sama dan gotong royong, masyarakat bisa memperoleh ketenangan. “Jangan tunggu buat, tapi langsung aja,” kata Budi.
Ini adalah solusi yang perlu diteladani oleh daerah lain. Jika lebih banyak kota dan kecamatan mengadopsi pendekatan ini, kemungkinan besar masalah sosial bisa diselesaikan lebih cepat. “Kita harus menjadi contoh, bukan hanya pengawas,” tegas Diki.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.