Danantara Kendalikan Bisnis Pertamina dan Anak Usahanya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sedang mengundang ulang strategi bisnis perusahaan bergerak di bidang minyak dan gas. PT Pertamina dan anaknya PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menjadi fokus dalam penggalian ini. Oskaria, sebagai COO Danantara, mengungkapkan rencana memisahkan segmen bisnis yang tidak terkait minyak dan gas dari Pertamina. Langkah ini bertujuan agar BUMN energi dapat lebih fokus pada aktivitas intinya.

Pertamina baru menyelesaikan pengalihan tiga anak usaha—PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional, dan PT Pertamina International Shipping—menjadi satu subholding downstream pada bulan Februari. Proses ini tegas Dony dilakukan untuk mengoptimalkan efisiensi operasional, karena pendirian terpisah sebelumnya mengakibatkan kekurangan keberlanjutan.

Sebagai respon, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan dilarang memasang aktivitas di bidang hulu migas atau upstream. Fokus PGN akan berubah menjadi distribusi gas bumi melalui jaringan pipa. Dony mengungkapkan ini akan diuji di Batam, di mana pipanisasi ke rumah rumah gas akan dimulai. Tujuan Jangkep adalah memposisikan PGN sebagai entitas utama dalam distribusi gas, bukan produksi.

Pemilihan ini mencerminkan strategi penyesuaian bisnis di sektor energi. Segala perubahan ini direncanakan untuk meningkatkan kompetitivitas dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin spesifik. Fokus pada core kompetensi tidak hanya mengurangi ketidakpastian, tetapi juga memungkinkan keduanya mengeksplorasi potensi baru dalam bidang yang lebih terarah.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan