Bocorkan Menu MBG untuk Ramadan, Menyediakan Kurma hingga Pangan Lokal

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Dadan Hindayana, pemimpin Badan Gizi Nasional, mengumumkan program menyediakan makanan bergizi gratis (MBG) sepanjang bulan Ramadan. Menu ini akan disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah yang terlibat. Di daerah dengan banyak anak sekolah, pelayanan akan fokus pada makanan tahan lama seperti kurma, telur rebus, abon, atau panganan lokal yang bisa dibawa pulang. Dadan menekankan penekanan pada UMKM, agar mereka aktif dalam menyediakan opsi menu. “Kami menghindari produk perusahaan besar yang seringkali mengandung bahan berbahaya. Fokus kami pada alternatif sehat dari bisnis kecil,” kata Dadan.

Untuk wilayah dengan siswa majoritas tidak puasa, MBG tetap berlangsung seperti biasanya dengan menu segar. Pengunjung khusus seperti ibu hamil, ibu menyusui, atau anak balita tetap dapat memesan makanan segar sesuai jadwal makan. Di pesantren, jadwal pelayanan disesuaikan dengan kebutuhan, biasanya di sisi sore sebelum puasa.

Program ini bertujuan memastikan setiap kelompok masyarakat dapat mengakses nutrisi optimal saat bulan hedu. Kolaborasi dengan UMKM tidak hanya mendukung ekonomi lokal, tetapi juga memberikan pilihan makanan yang lebih beragam dan sehat. Kinerja pelayanan MBG menjadi contoh bagaimana kebijakan sosial bisa dikombinasikan dengan kepemimpinan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Program ini menunjukkan pentingnya kerja sama antarlembaga dan penglibatan komunitas dalam menciptakan solusi praktis. Dengan memprioritaskan kebutuhan nutrisi pendant Ramadan, pemerintah menunjukkan komitmen dalam melindungi kesehatan publik. UMKM juga dapat menaruh nilai Sequence dalam menyediakan layanan yang relevan. Semua pihak berpartisipasi dalam memastikan program ini berjalan lancar, dengan harapan menjadi model untuk inisiatif sosial di masa mendatang.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan