Bad Bunny Dominasi Media Sosial dan Streaming yang Meledak Usai Super Bowl LX

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di Jakarta, Bad Bunny sebenarnya menjadi pusat perhatian dunia setelah menampilkan peran utama di Apple Music Super Bowl LX Halftime Show pada 8 Februari 2026 di Levi’s Stadium, Santa Clara, California. Penampilannya yang kaya energi, kolaborasi kreatif, serta elemen budaya Latin tidak hanya menggelar panggung tetapi juga mendominasi media sosial serta platform Musik Streaming global.

Penampilan Bad Bunny di Super Bowl LX disebut sebagai salah satu momen musik paling dicari pujian dalam tahun ini. Acara ini tidak hanya menarik jutaan penggemar tetapi juga menjadi bahan pembicaraan di berbagai platform seperti X, Instagram, TikTok, serta YouTube. Data real-time dari Apple Music menunjukkan lonjakan jumlah pemandang hingga 7 kali lipat segera setelah show selesai.

Bahkan conference pers resmi Apple Music untuk Super Bowl LX juga menjadi salah satu yang paling ditonton dalam sejarah acara halftime, dengan lebih dari 63 juta view dalam 48 jam setelah penampilan.

Tidak hanya viral di media sosial, performa Bad Bunny juga berdampak besar pada angka streaming serta chart musik global:

  • Lagu seperti DtMF, BAILE INoLVIDABLE, serta Titรญ Me Preguntรณ masuk daftar terpaling dengan jumlah diputar yang sangat tinggi di Apple Music setelah penampilan.
  • Bad Bunny berhasil menempatkan 23 lagu di Daily Top 100 Global Apple Music, termasuk beberapa di Top 10.
  • Lagu “DtMF” meraih posisi nomor satu di chart global menurut data streaming terbaru.
  • Selain itu, beberapa lagu lama dan kolaborasi seperti I Like It kembali masuk chart setelah bertahun-tahun tidak muncul.

Dominasi ini juga terlihat di platform lain seperti Spotify serta Shazam, di mana volume pencarian lagu Bad Bunny meningkat tajam. Shazam bahkan mencatat lonjakan pengenalan lagu lebih dari 400%, menjadikan hari tersebut sebagai hari terbesar sepanjang sejarah untuk artis Latin atau non-Inggris di platform tersebut.

Photo Bad Bunny di acara ini juga terlampir.

Reaksi warganet setelah penampilan langsung banjir dari seluruh penjuru dunia. Banyak pengguna memuji Bad Bunny sebagai kreator momentum budaya global, meskipun sebagian besar lagu dipentaskan dalam bahasa Spanyol.

Reaksi ini bukan hanya soal musik tetapi juga tentang bagaimana artis Puerto Rico itu membawa budaya Latin ke panggung terbesar olahraga serta hiburan dunia.

“Saya tidak kenal lagu Bad Bunny, tapi liat penampilannya di Superbowl, keren sebenarnya, tema jelas, dan bikin merinding serta terharu, pesan nyampe, walaupun bahasa tidak dipahami juga, Dia bagus,” puji @aliennrss.

“Bad bunny tampil di superbowl bawa budaya puerto rico, gw kalo tampil di superbowl akan mengusung semua budaya Indonesia tak terkecuali termasuk budaya jaranan,” ucap @keshikiayame.

“Baru nonton Superbowl Halftime Show-nya Bad Bunny. Gila seh, konsepnya, DOPnya, set design-nya, bener-bener punya cerita dan ga asal medley. Sentuhan personal serta budaya-nya beneran organic, berasa dibuat beneran dari hati. One of the best!” kata @trizmccartney.

“Bertahun2 kerja sm org2 spanyol ga kepikiran buat belajar bahasa spanyol. Sekarang ngebet bgt belajar spanyol gr2 Bad Bunny! My looordd Bad Bunnyyyy,” ujar @cyntiaradev.

Bad Bunny’s performance not only showcased his musical talent but also bridged cultural gaps, proving that art transcends language and borders. This moment reminds us that creativity has the power to unite people worldwide, leaving a lasting impact on the global music scene.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan