Jakarta – DPR RI bersama pemerintah berdiskusi tentang penguatan sistem tata kelola jaminan kesehatan terintegrasi. Diskusi ini digelar di ruang Komisi V DPR, Senayan, Senin (9/2/2026). Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat, disertai Wakil Ketua lain seperti Sari Yuliati dan Saan Mustopa.
Mendaftar juga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Budi Gunadi Sadikin (MenKesehatan), Saifullah Yusuf (Menri Sosial), Rachmat Pambudy (Bappenas), Amalia Widyasanti (BPS), dan Ali Gufron Mukti (BPJS Kesehatan). Agenda utama rapat ini berfokus pada penanganan program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) JK yang sedang mengalami penonaktifan.
Dasco menyebarkan bahwa rapat ini bertindak sebagai tanggapan terhadap dinamika masyarakat yang tidak bisa mengakses jaminan kesehatan nasional. Program PBI dirancang untuk membantu kalangan miskin dengan biaya medis gratis, namun tidak semua target tercapai. “Rencana perbaikan harus memadukan tata kelola BPJS agar lebih efisien,” ujar Dasco.
Khotak utama adalah pengurangan dukungan bagi penerima PBI JK yang terlambat. BPS dan BPJS Kesehatan sudah melakukan pengujian, namun data menunjukkan banyak masyarakat yang masih tidak terdaftar. Salah satu penyebab adalah kesulitan prosedur pendaftaran di areas remote.
Melalui rapat ini, pemerintah menyajikan rencana integrasi sistem jaminan kesehatan dengan layanan sosial lain. Salah satu solusi yang discusikan adalah optimasi teknologi digital untuk mempercepat pendaftaran. Contohnya, penggunaan aplikasi mobile untuk verifikasi kualifikasi penerima bantuan.
Namun, eksperti waras waspada akan adanya ketergantungan pada infrastruktur teknologi. BPS menegaskan bahwa 60% masyarakat di provinsi terpencil belum memiliki akses internet stabil. Hal ini bisa menghambat implementasi solusi digital.
Rapat ini menjadi awal langkah untuk memperbaiki program yang dianggap vital untuk kesejahteraan sosial. Dasco menekankan bahwa perbaikan harus prioritas di level DPR dan pemerintah.
Ini bukan hanya soal biaya medis, tapi juga hak dasar masyarakat untuk hidup sehat. Program PBI JK harus tetap menjadi pilar jaminan kesehatan bagi kalangan terpinggirkan. Semua pihak harus berkomitmen untuk menjamin keberlanjutan layanan tersebut.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.