Vivo ber menyerang sektor kamera vlog dengan pengembangan perangkat khusus yang direncanakan untuk bersaing dengan produk DJI Osmo Pocket. Berdasarkan laporan dari media China, perusahaan ini telah memastikan proyek ini secara internal sejak akhir 2025. Targetnya adalah menyoroti pasar kamera portabel dengan stabilisasi yang baik, yang hingga saat ini didominasi oleh DJI.
Osmo Pocket 3 yang terrilunkan pada 2023 telah menjadi pilihan populer untuk vlogger dan YouTuber karena kualitas video, stabilisasi gimbal, dan desain yang praktis. DJI sendiri diperkirakan akan menyalurkan penerusnya, Osmo Pocket 4, dalam waktu dekat.
Vivo menargetkan perindian perangkat ini pada 2026, sebelum akhir tahun. Penjelasan tentang spesifikasi kamera vlog Vivo masih rahasia, termasuk nama produknya. Namun, fokusnya terletak pada kamera kompak dengan stabilisasi tinggi, yang dirancang untuk kreator yang ingin hasil video mulus dengan workflow lebih sederhana dibanding menggunakan action cam atau smartphone.
Rumus sebalumnya telah muncul lebih awal melalui pembicaraan insider Digital Chat Station. Mereka menyebut ada produsen besar yang sedang persiapkan kamera berbasis action untuk rilis pertama pada 2026, yang kemungkinan bersamaan dengan platform flagship Snapdragon terbaru. Petunjuk lanjutan mengarah kuat ke Vivo sebagai pemain utama di proyek tersebut.
Laporan juga mengungkapkan bahwa Vivo telah menciptakan tim khusus dengan sekitar 100 orang untuk mengembangkan perangkat ini. Pengalaman Vivo dalam teknologi imaging smartphone, termasuk micro-gimbal dan sistem stabilisasi video canggih, dianggap akan diadaptasi untuk produk kamera handheld ini.
Masuknya Vivo ke pasar ini akan meningkatkan persaingan di bidang perangkat kreator portabel. Kompetitor lainnya seperti Insta360 juga terus memperluas varian produknya. Jika berhasil dirujuk, kamera vlog Vivo bisa menjadi langkah baru dalam strategi perusahaan, membawa keunggulan imaging mereka dari smartphone ke perangkat mandiri.
Inovasi ini menunjukkan kemajuan Vivo dalam mengeksplorasi pasar baru. Dengan teknologi stabilisasi yang canggih dan desain kompak, produk ini mungkin menjadi solusi ideal bagi kreator yang ingin meningkatkan kualitas video tanpa kebutuhan perangkat besar. Peluang ini juga bisa menjadi bukti bahwa Vivo tidak hanya fokus pada smartphone tapi juga pada perangkat khusus untuk kebutuhan kreatif.
Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Penulis Berpengalaman 5 tahun.