Thomas Djiwandono Resmi Dilantik sebagai Deputy Gubernur BI

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Mahkamah Agung (MA) mengangkat Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Thomas mengucapkan janji ketenangannya di hadapan Ketua MA, Sunarto, di MA Jakarta pada hari 9 Februari 2026.

“Saya janjikan, tanpa kelaku atau tidak, tidak akan memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada siapapun dalam bentuk apa pun,” ujar Thomas. “Jawaban aku dalam menjalankan tugas ini akan tetap bersih dari segala janji atau pemberian, baik langsung maupun tidak langsung,” tambahnya.

Thomas berjanji akan melaksanakan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab, setia terhadap negara konstitusi, dan harapan bangsa. Ia mendekatkan ketertarikan kepada Tuhan untuk mendukung peran barunya.

Penetapan ini hasil kesepakatan Komisi XI DPR melalui musyawarah mufakat. Thomas akan menjabat hingga 2031, menggantikan Juda Agung yang menjadi Wakil Menteri Keuangan. Sebelumnya, Thomas telah melalui uji kelayakan di Komisi XI DPR.

Profil Thomas, lahir di Jakarta 7 Mei 1972, mencakup latar belakang keluarga yang berkaitan dengan ekonomi dan pemerintahan. Ayahnya, Soedradjad Djiwandono, pernah menjabat Gubernur BI. Ibu keturunannya, Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo, adalah kakak Presiden Prabowo Subianto. Thomas juga merupakan cucu M Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI 46.

Pendidikannya dimulai di SMP Kanisius, kemudian studi di Haverford College (SARjana Sejarah) dan Johns Hopkins School of Advanced International Studies (HAIS) dengan fokus ekonomi internasional. Thomas mengajukan rekam jejaknya sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak Juli 2024.

Thomas optimis untuk menjalankan tugas BI meski belum pernah bekerja di bidang moneter. Ia meminta pihak terkait membaca rekam jejaknya sebagai candisnya.

Thomas A.M. Djiwandono siap menggerakkan BI menuju masa depan yang lebih stabil dan inovatif dengan dedikasi dan pengalaman yang diakuisisi.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan