Prabowo Berdebat Firm Tanpa Ragu Menegaskan Kekecewaan Lawan Korupsi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Presiden Prabowo Subianto kembali mengulang penekanan bahwa pemerintahannya akan tetap berkesinatan melawan segala bentuk korupsi tanpa kompromi. Meski telah merokok kebijakan ketat sejak masa jabatannya tahun 2024, Prabowo masih menegaskan bahwa tidak ada batas untuk memadukankorupsi apapun. Pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas utama, mulai dari kasus jual-beli online, penyalahgunaan zat berbahaya, hingga penyalahgunaan dana negara.

Dalam sambutan ke NU di Malang, Prabowo mengungkap bahwa setelah menjabat sebagai presiden, ia menyelidiki secara mendalam informasi terkini. Ia menemukan banyak kekayaan Indonesia yang belakangan ini tidak dikelola dengan bijak. Banyak sumber daya yang dikurangi, dipindah, atau menguntungkan secara ilegal. Prabowo mengutip bahwa kekayaan bangsa ini terus terbuang dari tanah Indonesia, baik secara fisik maupun secara ekonomi.

“Kita tidak akan takut untuk menghakimi kebenarannya, termasuk jika hal itu membongkar kepentingan yang tidak adil,” ujarnya. Pemerintahnya tidak akan ragu untuk menyelidiki dan memproses setiap kasus korupsi tanpa toleransi. Prabowo menekankan bahwa elitisme atau kekuasaan tidak menjadi penghalang dalam pemberantasan korupsi. Semua pihak harus bersahabat untuk menjaga keadilan.

Prabowo juga menyoroti bahwa korupsi tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga pada keamanan dan ketenangan masyarakat. Hal ini menjadi alasan utama mengapa pemerintahnya tetap terang di depan tuntutan korupsi. Ia meminta semua pihak, termasuk aparat keamanan dan masyarakat, untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah korupsi.

Data terkini menunjukkan bahwa korupsi masih menjadi masalah kompleks di Indonesia. Meskipun beberapa kasus telah ditanganani, ketimpangan dalam pengelolaan sumber daya tetap muncul. Prabowo meminta pelanggan untuk berpartisipasi dalam mengawasi penggunaan dana negara. Transparansi menjadi kunci untuk memastikan keuangan publik tidak menjadi tempat pencuri.

Sebagai presiden, Prabowo tidak hanya berkomitmen terhadap kebijakan, tetapi juga terhadap prinsip integritas. Ia mengajarkan bahwa tidak ada yang tidak boleh dihadapi jika hal itu untuk melindungi rakyat. Kata-katanya tidak akan mundur meski menghadapi ancaman politik atau ekonomi. Hal ini menjadi indahnya agar masyarakat tetap berani mengkritik dan memaksimalkan kewajiban dalam membangun negara yang adil.

Kesadaran akan korupsi dan ketimpangan harus terus dikembangkan. Setiap individu memiliki peran dalam mencegah korupsi, mulai dari melaporkan hal mencurigakan hingga mengejar kepentingan umum. Prabowo berharap dengan komitmen ini, Indonesia bisa kembali menjadi negara yang berkepastian dan berkesinatan. Semua pihak harus tetap fokus pada nilai-nilai yang benar, tanpa takut untuk menjaganya.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan