Megawati Usai Terima Doktor HC ke-11: Tanggung Jawab Kemanusiaan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI dan Ketua Umum PDIP, menerima dengan senang hati gelar doctor kehormatan (honoris causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh. Penghargaan ini ditulis sebagai tanda tanggung jawab pada urusan kemanusiaan.

Dengan menerima gelar doctor HC ke-30, Megawati memandang ini sebagai keberhasilan kolektif dalam menghadapi tantangan global. “Setiap penghargaan tidak seharusnya menjadi pameran, tapi pada prinsipnya harus menjadi respons sosial”, kata ia setelah acara di PNU, Saudi Arabia, Senin (9/2/2026).

Megawati mengakui rasa kebahagiaan yang terus muncul setiap kali ia menerima gelar penghargaan. Ia mengklaim bahwa seseorang harus lebih aktif dalam menyelesaikan masalah sosial. “Mungkin ada banyak langkah yang bisa diambil, dan saya tetap berusaha untuk itu”, ujarnya.

Selama mengikuti forum Zayed Award, Megawati berdiskusi dengan tokoh internasional tentang isu-isu penting yang menghadapi masyarakat. “Kita perlu berkolaborasi lebih luas untuk menciptakan solusi bersama, walauChallenge masih begitu banyak”, tulisnya.

Daftar gelar doctor HC Megawati sebelumnya meliputi universitas di Jepang, Rusia, Korea Selatan, dan Tiongkok. Di Indonesia, ia mendapatkan penghargaan dari UNPAD, UNP, IPDN, dan lainnya. Gelar professor kehormatannya juga mencakup topik kepemimpinan, seni, dan pariwisata berkelanjutan.

Penghargaan PNU ini menjadi kesempatan untuk Megawati memperkuat visi humanitarisme. “Setiap fondasi dan inisiatif harus diwujudkan dengan semangat bersama. Jadi, saya tetap berusaha untuk itu”, tegasnya.

Dengan gelar doctor HC dari PNU, Megawayi Soekarnoputri menegaskan bahwa penghargaan tidak hanya menjadi pengakuan, tapi juga panggilan untuk terus bergerak dalam menciptakan perubahan positif bagi manusia.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan