Cikal Bakal Cloud Computing, yang telah berdiri sejak 1996

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Istilah cloud computing telah semakin mendasar dalam kehidupan teknologi modern. Namun, kata-katanya sendiri muncul jauh sebelum era layanan AWS atau Google Cloud yang kini dominan. Penelusuran menunjukkan pertama kali frasa “cloud computing” tercatat pada akhir 1996, terkait dengan perusahaan Compaq dan startup NetCentric.

Catatan pribadi Sean O’Sullivan dari 29 Oktober 1996 mencatat kalimat “Cloud Computing: The Cloud has no Borders,” yang menggambarkan layanan berbasis jaringan tanpa batas geografis. Satu tahun setelah itu, Compaq mengembangkan dokumen strategi dengan judul “Internet Solutions Division Strategy for Cloud Computing,” yang memprediksi perkembangan perangkat lunak melalui jaringan sebagai layanan.

Meskipun tidak ada bukti digital seperti email atau draft awal yang menegaskan pemilik istilah, laporan menunjukkan bahwa O’Sullivan atau George Favaloro mungkin lebih dulu merujuk pada konsep ini. Selama bertahun-tahun, orang-orang sering mengaitkannya dengan Jeff Bezos (AWS, 2002) atau Marc Benioff (Salesforce, 1999). Namun, bukti historis menunjukkan frasa ini digunakan sebelumnya.

Ketegangan istilah ini semakin tinggi setelah Eric Schmidt, CEO Google, mempromosikannya secara publik pada tahun 2006. Penyebaran ini mempercepat adopsi konsep “cloud” di dunia perusahaan dan teknologi global.

Cloud computing bukan sekadar istilah marketing modern. Ide dasarnya sudah dirumuskan sejak internet komersial mulai berkembang pada pertengahan 1990-an.

Pemahaman tentang asal-usul istilah cloud computing mengingatkan bahwa inovasi teknologi sering memiliki akar yang lebih lama dari yang tercatat. Perkembangan ini menunjukkan pentingnya meneliti sejarah teknologi untuk memahami perkembangan terkini. Jika ingin mempelajari lebih lanjut, analisis tentang tren adopsi layanan bulanan dan dampaknya pada bisnis bisa menjadi referensi.

Teknologi seperti cloud computing terus berkembang, tetapi akarnya memang ada dalam ide yang lebih dulu. Ini membuktikan bahwa solusi masa depan sering kali berkembang dari konsep yang dulu dianggap tidak relevan.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan