Bocah 7 tahun meraih tiga medali emas di Cup Funswimming Banjar Masagi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Vallen Aqsha Abiyasa, anak berusia tujuh tahun, berhasil meraih tiga medali emas di ajang Banjar Masagi Cup Funswimming yang digelar di Langensari pada Sabtu, 7 Februari 2026. Prestasi ini diperoleh dari tiga kategori, yaitu juara dalam 25 meter butterfly (kupu-kupu) fins, 25 meter freestyle kick fins, serta 25 meter freestyle fins.

Anak ini berasal dari keluarga Indo Rusdianto dan Ana Mardiana. Vallen saat ini masih belajar di Kelas 1 SDN 1 Kujangsari. Orang tuanya mengungkapkan bahwa pencapaian anaknya tidak hanya menunjukkan talent, tetapi juga menjadi motivasinya bagi teman-teman sekitarnya.

“Dengan usia yang masih sangat kecil, Vallen telah menunjukkan potensi sebagai atlet masa depan yang wajib diperhatikan,” kata Indo Rusdianto dalam wawancara Minggu, 8 Februari 2026. Ia menjelaskan bahwa Vallen sering bertanya kapan bisa kembali latih setiap harinya. Setiap minggu, anak itu menjalani latihan teratur di BSAC Swimming Club (Banjarsari Aquatic Club) untuk mengembangkan teknik dan ketatanan diri.

Pelatih BSAC, Wagino, memastikan bahwa Vallen memiliki dasar teknik yang kuat, serta ketekunan dan kesabaran. “Dia tidak mudah menyerah meski bersaing dengan atlet lain,” ujarnya.

Indo berharap Vallen terus berkembang menjadi atlet profesional, bukan hanya fokus pada medali, tetapi juga membangun ketangguhan mental sejak dini. Ini diperkirakan penting untuk meraih prestasi baik di provinsi Jawa Barat maupun tingkat nasional.

Sebagai pengalaman, Wagino menyarankan Vallen tetap konsisten dalam latihan. “Jika terus fokus, dia bisa menjadi atlet yang sukses di tingkat lebih tinggi,” katanya.

Prestasi Vallen menjadi contoh bagaimana usaha dan dukungan orang tua bisa menciptakan potensi besar. Bagi anak-anak muda, petualangan di dunia olahraga bisa dimulai dengan kesadaran dan komitmen yang konsisten.

Latihan rutin bukan cuma tentang teknik fisik, tetapi juga membangun ketekunan dan mental yang kuat. Vallen menunjukkan bahwa dengan passion dan dukungan yang tepat, mimpik bisa menjadi realitas.

Semakin banyak anak-anak yang terpapar olahraga dini, semakin penting untuk memahami keseimbangan antara kompetisi dan kesehatan. Vallen membuktikan bahwa dedikasi awal bisa menghasilkan hasil luar biasa.

Anak-anak itu adalah sumber kegigitan masa depan. Prestasi Vallen mungkin menjadi inspirasi bagi generasi baru untuk berusaha dan tidak takut menghadapi tantangan.

Setiap medali yang diraih oleh Vallen bukan cuma simbol pencapaian, tetapi juga uji coba dan kesabaran. Ini bisa menjadi rempah untuk banyak anak lain yang punya mimpik besar.

Dengan semangat dan kesadaran, Vallen telah menunjukkan bahwa usia muda bukan penghalang. Masa depan penuh peluang bagi mereka yang masih mulai berjalan.

Anak-anak yang suka berusaha akan selalu memiliki kesempatan untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Vallen membuktikan bahwa dengan usaha konsisten, semua mimpik bisa jadi kenyataan.

Kesuksesan Vallen mungkin menjadi ujian bagi kita semua untuk mendukung dan merangsang anak-anak. Semangat itu bisa dijalankan oleh siapa pun.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan