8 Karakter Naruto yang Parektif Tapi Realitas Lemah

Photo of author

By Nur

8 Karakter Naruto yang Parektif Tapi Realitas Lemah

Kekuatan Anime Naruto yang Bukan Sekecilan yang Dibayangkan

Karya Naruto, karya populer yang mengisahkan perjuangan ninja muda bernama Naruto Uzumaki, mencantumkan berbagai tokoh dengan tampilan yang menantang. Selain karakter utama seperti Naruto, Sasuke, dan Kakashi, beberapa tokoh lain tampak memiliki potensi kekuatan besar. Walau begitu, kenyataannya, kekuatan mereka seringkali tidak memenuhi ekspektasi yang diimbuhkan dari penampilan mereka. Artikel ini akan membahas beberapa tokoh di Naruto yang terlihat kuat, tetapi sebenarnya memiliki kesturangan yang cukup signifikan.

1. Kiba Inuzuka
Kiba awalnya dianggap sebagai kompetitor yang kuat bagi Naruto. Ia memiliki keterampilan tinggi dalam pertarungan yang dekat, kemampuan berubah dengan anjing setia Akamaru, serta kecepatan yang luar biasa. Namun, seiring waktu, kesempatan Kiba untuk menunjukkan kekuatan terbaiknya terbatas. Saat melawan Sakon dan Ukon, ia kalah dan hanya bisa bertahan setelah dibantu oleh Kankuro. Di edisi lanjutan, gaya pertarungannya terasa monoton, hanya bergantung pada Akamaru yang semakin besar.

2. Tenten
Tenten dikenal karena kemampuan luar biasa dalam menguasai senjata, terutama gulungan senjata. Meskipun begitu, ia seringkali mendapatkan perhatian yang tidak mencukupi. Dalam ujian Chuunin, ia mudah dikalahkan oleh Temari. Meski sejenak menjadi pengguna senjata legendaris Rikudou Sennin, perannya tetap kecil dan jarang muncul dalam adegan pertarungan menegang. Karakter ini menjadi salah satu yang paling jarang dimanfaatkan dalam naratif cerita.

3. Jugo
Jugo merupakan sumber kekuatan utama di balik Segel Kutukan Orochimaru. Meskipun tubuhnya bisa berubah menjadi monster dengan energi alami, dia sering kehilangan kendali dan mentalnya tidak stabil. Hal ini membuatnya mudah tergagah, termasuk oleh Raikage dalam pertarungan singkat. Meskipun memiliki chakra alam yang kuat, kekuatan fisiknya tidak sebesar yang dirasakan sebelumnya.

4. Hidan
Sebagai anggota Akatsuki, Hidan memiliki keabadian dan teknik kutukan mematikan yang berbahaya. Namun, gaya pertarungannya terpaku pada teknik Bukijutsu, kurang waspada, dan banyak berbicara. Shikamaru, yang tidak mengandalkan kekuatan fisik, mampu mengalahkannya sendirian. Keterbatasan strategi dan kelemahan dalam adaptasi membuatnya mudah ditaklukkan.

5. Zabuza Momochi
Zabuza dikenal sebagai lawan utama pertama Tim 7 yang masih lemah. Kekuatannya dieksekusi agar sesuai dengan tingkat kemampuan mereka. Saat balik melalui Edo Tensei, ia menampakkan kekuatan yang tak terduga. Namun, kekuatan aslinya tidak sekuat yang dirasakan saat balik muncul.

6. Yamato
Yamato, sebagai pengguna unik teknik Mokuton, memiliki harapan besar untuk mengejar Hashirama Senju. Walau begitu, waktu dan kemampuannya belum mampu menyamai kekuatan Dewa Shinobi. Pertarungannya jarang menyajikan momen seru, dan ia seringkali terlihat kalah atau hanya muncul dalam waktu singkat.

7. Kankuro
Kankuro, saudara Gaara dan ahli dalam mengendalikan boneka Kugutsu, pernah membantu Kiba melawan Sakon dan Ukon. Namun, dalam pertarungan krusial, ia sering mengalami kekalahan atau hanya muncul sebentar. Di Perang Dunia Ninja Keempat, peran yang dimilikinya sangat terbatas meski dia menunjukkan kecerdasan sebagai pemimpin tim.

8. Anko Mitarashi
Anko, mantan murid Orochimaru, memiliki potensi kekuatan gelap. Namun, karakternya meredup seiring waktu. Ia hanya muncul dalam pertarungan singkat awal, lalu kalah dari Kabuto. Segel Kutukan yang dimilikinya hanya digunakan untuk memperkuat Edo Tensei dan menghidupkan kembali Orochimaru. Karakter ini perlahan menghilang tanpa keterangan tentang kekuatan luar biasa yang diamkan.

Dari ini, karakter-naruto yang terlihat kuat mungkin tidak selalu sesuai dengan ekspektasi. Mereka menunjukkan potensi yang belum terlaksanakan atau kali-kali terbatas dalam konteks cerita. Ini mengajak kita melihat lebih dalam pada peran mereka, meski tampaknya kurang terlihat. Keberagaman dalam kekuatan dan kerepasan ini mengawasi bahwa kekuatan dalam naruto tidak selalu terletak pada kemampuan fisik, tetapi juga pada strategi, ketahanan, dan pengembangan karakter yang lebih dalam.

Baca juga Anime lainnya di Info Anime & manga terbaru.

Tinggalkan Balasan