Tragedi Banjir Landa Suriah: 2 Anak dan 1 Relawan Tewas

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Banjir menduduki wilayah barat laut Suriah, menyebabkan kematian tiga individu. Dua anak dan seorang putra dari Bulan Sabit Merah Suriahperedaksa pada kondisi bencana ini, seperti dilansir media pemerintah.

Bulan Sabit Merah Suriah menyatakan dalam pernyataan bahwa mobil misi terlibat dalam operasi penyelamatan tergelincir ke lembah, memicu kematian seorang relawan perempuan dan melukai empat orang lain yang sedang menjalankan tugas humanitari.

Hujan berlebihan di wilayah Idlib dan provinsi Latakia juga memicu kerusakan di kamp-kamp pengungsi, menurut pihak berwenang. Kementerian SANA mengungkapkan kematian satu relawan Arab Suriah dan empat cedera lainnya yang berkepanjangan dalam mengelola situasi bencana.

Dua anak lainnya meninggal pada Sabtu akibat banjir besar di Ain Issa, utara provinsi Latakia. Pihak berwenang mengungkapkan upaya bersihkan jalan di kamp pengungsi di Idlib, di mana tenda-tenda terendam dan barang-barang hanyut. Sekitar 14 kamp pengungsi di wilayah tersebut terpengaruh, dengan sekitar 300 keluarga langsung terpukau.

Sebagian besar masyarakat Suriah masih mengungsi di dalam negeri, sekitar 1,4 juta di kamp atau lokasi barat laut dan timur laut. PBB mencatat bahwa banjir memicu penggelapan campur kemiskinan dan kekurangan sumber daya.

Bencana ini menjadi pengingat bahwa ketertarikan terhadap keamanan masyarakat dan dukungan untuk pengungsi sangat penting. Keberagaman budaya dan kerja sama lintas negara dapat menjadi solusi agar tidak terjadinya tragedi serupa di masa mendatang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan