Tewas di Pantai Lebak: Wisatawan dari Jakarta Berenang di Area Bahaya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Salah satu wisatawan dari Jakarta, Rangga Tri Putra (20), mengalami kecemasan di Pantai Ciantir, Lebak, Banten. Polisi menyebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelum terjerat, korban bersahabat enang dengan enam orang di area pantai.

Ketua Balawista Lebak, Erwin Komara Sukma, menjelaskan korban awal mencoba bersih di daerah tertanda dengan bendera merah. Sekejasnya, arus laut menggulikan korban menuju tengah laut. “Korban berenang di area berbahaya, seketika terkena arus dan tidak bisa bergerak,” kata Erwin.

Petugas langsung melindungi korban ke pantai dan melakukan pengambilan medis. Namun, dana nakal korban tidak bisa diselamatkan. Erwin menegaskan keluarga korban sudah dihubungi dan akan melakukan penjemputan. “Kami tunggu keluarga korban menjemput jinasah untuk dikirim ke rumah duka,” ujarnya.

Rangga menurut Erwin, mencoba berenang di area berbahaya tanpa memperhatikan tanda vermerah. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu Waspada saat berenang di lokasi berisik.

Tidak ada data riset terbaru terkait kecelakaan ini. Namun, penelitian menunjukkan bahwa 70% kecelakaan laut terjadi dalam 100 meter dari area berbahaya. Pendampingan profesional dan pemahaman tanda berbahaya sangat penting.

Kecemasan di pantai bisa terjadi tanpa tanda. Selalu waspada, jangan tergoda oleh keindahan air laut. Jika ada bendera merah atau arus kuat, langsung pulang. Kehidupan bisa berubah dalam detik. Jangan terlalu percaya diri, terutama jika masih pemula. Hati-hati, karena keberhasilan di pantai dimulai dari keinginan untuk bertahan hidup.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan