Kementerian Budaya dan Pariwisata Menentukan Lima Desa yang Menerima Apresiasi Budaya 2025

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Kementerian Kebudayaan melalui Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan memadukan Apresiasi Desa Budaya sebagai bagian dari Program Pemajuan Kebudayaan Desa Tahun 2025. Puncak kegiatan dilaksanakan di Huta Sinapuran, Kecamatan Simanindo, Provinsi Sumatera Utara.

Kementerian menetapkan lima desa yang sukses dalam membangun ekosistem budaya desa yang hidup, berkelanjutan, dan mematikan pada identitas lokal. Pada tahun 2025, lima desa penerima adalah: Cibaliung (Banten), Duarato (Nusa Tenggara Timur), Suak Timah (Aceh), Tanjung Isuy (Kalimantan Timur), dan Tebat Patah (Jambi).

Program ini bertujuan memperkuat desa sebagai fondasi budaya nasional. Tahun 2025, program melibatkan 150 desa di seluruh Indonesia, setelah sebelumnya menjangkau lebih dari 550 desa dari Sumatra hingga Papua.

Penilaian dilakukan melalui tiga tahapan: Temu Kenali, Pengembangan, dan Pemanfaatan. Proses ini melibatkan dewan juri lintas disiplin dengan fokus pada pengembangan budaya desa yang berdampak luas.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa-desa penerima. “Kebudayaan adalah sumber daya tak habis selama dijaga lintas generasi. Kami berharap desa-desa dapat menjadi penjaga gawang budaya nasional,” ujarnya.

Kementerian juga menekankan kolaborasi antarlevel pemerintah dan partisipasi masyarakat. “Pemajuan kebudayaan hanya bisa berjalan optimal melalui kerja sama pemerintah pusat, daerah, hingga desa, serta komunitas,” tegas Fadli.

Pemerintah Kab. Samosir mendukung program ini sebagai tuan rumah. Bupati Vandiko T. Gultom berkomitmen untuk meningkatkan cagar budaya di tingkat kabupaten, yang saat ini mencapai 83 lokasi.

Pengakuan ini tidak hanya menjadi penghargaan, tetapi juga pemantik semangat bagi desa-desa lain di Indonesia untuk menjaga kebudayaan sebagai kekuatan pembangunan.

Aktivitas seperti pengenalan praktik pemajuan budaya dan kunjungan lapangan menjadi bagian dari rangkaian program. Tokohlocal seperti Wakil Bupati Ariston T. Sidauruk dan Ketua DPRD Kab. Samosir Nasip Simbolon juga hadir.

Kementerian kebudayaan mengajukan komitmen untuk terus menyajikan kebijakan memfokus pada desa. Hari ini, penghargaan ini menjadi penguatan untuk desa-desa lain menjaga budaya sebagai jantung kehidupan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan