RI Bidik QRIS Bisa Digunakan di Negara APEC

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mepromosikan pengembangan sistem pembayaran QRIS di negara-negara anggota APEC. Sistem ini, dikembangkan oleh Bank Indonesia, sudah mulai beroperasi di berbagai wilayah Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Laos, dan Brunei. Penggunaannya juga telah diadopsi di Korea Selatan, Jepang, serta sedang dalam tahap pengembangan dengan China dan Arab Saudi di Timur Tengah. Airlangga berharap pendekatan ini dapat meluas hingga seluruh negara APEC, memicu transformasi digitalisasi pembayaran yang lebih inklusif.

Selain itu, QRIS lintas negara ini dianggap menjadi sarana mendorong ekspor Indonesia. Saat ini sekitar 70% dari ekspor negara ini ditujukan ke 21 anggota APEC. Airlangga menekankan bahwa kerja sama dengan forum ini penting untuk meningkatkan kompetitivitas ekspor, terutama di sektor logam, kelapa sawit, industri padat karya, serta produk agri. Komoditas seperti udang dan hasil pertanian lainnya juga menjadi fokus untuk memperluas pasar internasional.

APEC merupakan platform kerja sama antarnegara di kawasan Samudra Pasifik yang berkolaborasi untuk mengembangkan ekonomi dan bisnis. Membershipnya mencakup 21 negara, termasuk Indonesia, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Airlangga menyoroti pentingnya penguatan ekspor melalui kerja sama ini, agar Indonesia dapatmeningkatkan Daya saing di pasar global.

Dengan pengembangan QRIS lintas negara dan peningkatan ekspor, Indonesia tidak hanya memperkuat keberagaman ekonomi tetapi juga menargetkan kolaborasi global yang lebih inklusif. Semakin banyak negara yang menyadari nilai sistem pembayaran digital ini, semakin besar peluang Indonesia untuk menjadi pusat inovasi di Asia Tenggara. Mari terus mendorong transformasi digital ini untuk mendorong ekonomi yang lebih saling terkait dan berkelanjutan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan