Purbaya Minta DJP Genjot Tax Ratio 12%: Jika Terjadi, Makan-makan!

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Purbaya Yudhi Sadewa, menteri keuangan, menargetkan peningkatan tax ratio dari 9% menjadi 11-12% dalam tahun ke depan. Inisiatif ini didasarkan pada kondisi ekonomi nasional yang dianggap semakin baik. “Dengan optimisme, saya harap Economy yang lebih solid akan meningkatkan pendapatan pajak serta ketenangan dalam perkapangan,” ujarnya di pelantikan pejabat di Jakarta Pusat.

Menurut Purbaya, laporan merah terkait penerimaan pajak sering dibahas Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap kinerja perpajakan bisa meningkat sehingga tidak lagi menjadi topik pembahasan. Purbaya juga menjanjikan pesta makan bagi pegawainya jika target tax collection tercapai.

“Pokoknya, saya nggak mau lagi mendengar pesan presiden bahwa target pajak belum tercapai. Kalau prestasi kami bagus dan tax collection naik ke 11-12%, alasan itu udah hilang,” katanya. Purbaya menekankan bahwa kinerja pajak menjadi kunci untuk mendukung kondisi fiskal negara.

Data dari situs resmi pajak menjelaskan tax ratio sebagai比例 between pajak yang dikumpulkan dan produk domestik bruto (PDB). PDB mengukur nilai seluruh barang dan jasa yang dihasilkan dalam negeri dalam periode tertentu. Tax ratio mencerminkan seberapa besar pengumuman pemerintah dari aktivitas ekonomi warga.

Purbaya juga mengungkapkan Prabowo sering menyoroti masalah kebocoran pajak. “Jangan sampai hasilnya nanti presiden masih mengkritik. Kalau tax collection nggak membaik meski ekonomi tumbuh, DPR pasti menyelidiki,” tegasnya. Tanggung jawabnya sangat berat, apalagi jika target tahun ini belum tercapai.

Peningkatan tax ratio bukan hanya tentang angka, tapi juga keberlanjutan administrasi dan kepercayaan masyarakat. Semoga target ini menjadi motivasi bagi semua pihak untuk bekerja sama.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan