Di Jakarta, Mohammad Iqbal, Sekjen DPD RI, telah melantik beberapa pejabat pimpinan utama serta fungsional di DPD RI. Ia mengajak mereka menjaga profesionalisme serta integritas. Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pejabat pimpinan utama dan fungsional yang telah dilantik serta telah menjalani sumpah hari ini.
Iqbal menekankan bahwa manajemen aparatur sipil negara harus dijalankan berdasarkan sistem merit sesuai peraturan perundang-undangan. Ia menjelaskan bahwa pengisian jabatan tidak boleh didasarkan pada keadilan subjektif, tetapi pada kompetensi dan kinerja yang bisa diukur objektif.
Dia menekankan bahwa pemasangan orang tepat dalam posisi tepat harus didasarkan pada pengukuran potensi secara objektif, bukan hanya berdasarkan intuisi atau kedekatan. “Penempatan sosok yang tepat di posisi yang tepat bukan berdasarkan intuisi atau kedekatan, melainkan hasil pengukuran potensi secara objektif,” kata Iqbal.
Ia juga menyatakan siap melakukan evaluasi terhadap pejabat jika dalam waktu tertentu tidak menunjukkan profesionalisme. Namun, Iqbal yakin semua yang dilantik hari ini telah melalui proses objektif. “Kalau tiga bulan tidak menunjukkan profesionalisme, tentu akan dievaluasi. Tetapi saya yakin semua yang dilantik hari ini sudah melalui proses yang objektif,” ujarnya.
Selain kinerja, Iqbal memperingati pentingnya kerja sama dan etika dalam organisasi. Menurutnya, kecerdasan saja tidak cukup tanpa kemampuan bekerja dalam tim. “Organisasi tidak hanya butuh orang pintar, tetapi orang yang bisa bekerja sama, menghargai orang lain, dan menjaga kepercayaan,” katanya.
Iqbal juga memuji pejabat yang dilantik atas kontribusi dan kinerja mereka, terutama dalam pengelolaan keuangan dan pencapaian indikator anggaran. Iqbal menilai capaian tersebut hasil dari disiplin dan fokus yang konsisten.
Menutup, Iqbal berpesan kepada pejabat baru dilantik agar segera beradaptasi, memahami tugas, serta menjaga loyalitas dan integritas. “Lakukan yang terbaik, serahkan hasilnya kepada Tuhan. Do the best, let God do the rest,” kata Iqbal.
Paras pimpinan utama pratama yang dilantik antara lain Hartawan sebagai Kabiro Sistem Informasi dan Dokumentasi, Sanerif S Hutagaol sebagai Kepala Pusat Perencanaan dan Kajian Kebijakan Hukum, Empi Muslion sebagai Kabiro Sekretariat Pimpinan, Zulfikar Saifuddin sebagai Kabiro Perencanaan dan Keuangan, serta Yulia Indrianingtyas sebagai Kabiro Persidangan I.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.