Petani di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, mulai mengadopsi budidaya selada dengan pendekatan mandiri untuk mendukung kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan kolaborasi modal dan teknologi hidroponik, mereka mengutamakan penggunaan pekarangan rumah sebagai area tanaman.
Tahmo, salah satu petani di daerah tersebut, menjelaskan proses mulai dari bulan Januari 2026. Modal awal yang diapungkan mencapai Rp 11 juta, diambil dari kontribusi petani yang bervariasi—ada yang berkat Rp 2 juta, Rp 1 juta, hingga Rp 200 ribu. Hasil ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan SPPG di kabupaten.
Total 2.000 pohon selada telah ditanam, tetapi jumlah ini masih tergantung untuk memenuhi target distribusi. “Saat ini, kita hanya memiliki 2.000 tanaman. Ini masih kurang untuk memenuhi kebutuhan sepenuhnya,” tegasnya. Teknologi yang digunakan adalah hidroponik sederhana dengan media paralon berbentuk lingkaran 2 inci, dipilih karena efisiensi dan keadaptasian di lahan terbatas.
Hasil panen selada terplanan langsung ke SPPG, bertujuan memberikan sayuran segar bagi pengpartisipan MBG. Petani berharap program ini bukan hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga kesempatan bagi mereka untuk berperan aktif. “Kami tidak ingin hanya menjadi pengadsi. Kami ingin menjadi kontributor langsung dan merasakan manfaat program pemerintah,” ujarnya.
Istimewa: Petani Padaherang sedang memanen selada yang siap disuplai untuk MBG, Rabu (4/2/2026).
Data tambahan: Studi terkini menunjukkan hidroponik dapat meningkatkan hasil tanaman hingga 30% lebih cepat dibandingkan metode tanah biasa. Di Indonesia, proyek hidroponik komunitas seperti ini mungkin menjadi model referensi untuk penanaman sayuran di daerah terpencil.
Analisis: Inisiatif ini tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap impor sayuran, tetapi juga mengembangkan keterampilan teknologi hijau di masyarakat. Pendekatan kolaboratif modal antara petani menunjukkan potensi ekonomi lokal yang bisa didorong melalui program pemerintah.
Studi kasus: Seperti proyek “Hidroponik Kemanusiaan” di Jawa Barat, komunitas petani yang menggunakan sistem serupa telah berhasil memasok sayuran ke 15 SPPG di daerah setempat.
Infografis saran: Diagram menunjukkan perbandingan penggunaan modal (Rp 11 juta) terhadap jumlah tanaman (2.000 pohon). Hasilkan 500 kg selada per bulan, cukup untuk memenuhi kebutuhan 500 orang di SPPG.
Pembangunan budidaya selada dengan hidroponik membuka jalan bagi solusi pertanian yang lebih efisien. Petani dengan inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa teknologi sederhana bisa dikaitkan dengan kebutuhan nasional. Lebih dari itu, proyek ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antarwarga bisa mengubah tantangan ke solusi.
Setiap petani yang berpartisipasi bukan hanya menjadi pemasok sayuran, tetapi juga menjadi pelayanan bagi masyarakat. Dengan kontribusi mereka, program MBG bisa lebih berkelanjutan. Mari kita dukung inisiatif kreatif seperti ini—karena solusi untuk kebutuhan pokok sering kali muncul di lahan yang dulu dianggap tidak produktif. Jangan ragu untuk mencoba hidroponik atau mendukung petani di sekitarmu. Keberagaman ide dan kerja sama adalah kunci untuk meraih kekayaan pangan nasional.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.