Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah memberikan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) lebih dari Rp 16 triliun hingga akhir 2025. Angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Hery Gunardi, Direktur Utama BRI, menjelaskan peningkatan ini langsung respon atas permintaan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Target untuk 2026 berencana dua kali lipat target tahun sebelumnya. “Pengenaman dari 2025 sudah mencapai 100%, dan sekarang kita harus mengejar target lebih tinggi lagi,” kata Hery saat perserikatan di Gedung BRI I.
Sebagai hasilnya, BRI meminjamkan KPRS untuk 36.000 unit rumah subsidi di 2025. Tahun depan, target naik menjadi 60.000 unit. Penyerapan ini mencerminkan kehadiran permintan rumah yang terus meningkat.
Selain KPRS, BRI juga mendukung usaha masyarakat melalui Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar. Program ini tidak hanya membantu membangun house, tetapi juga meningkatkan sumber daya ekonomi keluarga. “Setelah memiliki rumah, masyarakat perlu modal untuk usaha. PNM Mekaar memberikan solusi ini,” ujar Hery.
Data terkini menunjukkan bahwa program ini sudah memberikan dampak signifikan. Di beberapa provinsi, like Jawa Timur dan Sumatera Barat, BRI mengejar target peningkatan 50% di 2026. Pendanaan ini juga mendukung reduksi keterbatasan sosial melalui akses housing terjangkau.
BRI tidak hanya fokus pada penipuan rumah, tetapi juga dalam menciptakan kesempatan ekonomi. Dengan PNM Mekaar, 15.000 keluarga baru telah mendapatkan pembiayaan usaha. Ini menjadi dasar untuk meningkatkan pendapatan di level keluarga.
Program ini tidak tanpa tantangan. Banyak masyarakat masih kurang tahu manfaat KPRS dan PNM. BRI berusaha menjelaskan prosesnya melalui kampanye digital dan kolaborasi dengan pemerintah. Hery menegaskan bahwa transparansi menjadi kunci untuk mempercayai lembaga perbankan.
Jika diadukan, BRI berharap target 2026 bisa tercapai. Pembiayaan Rp 16 triliun ini bukan hanya untuk tanggung jawab sosial, tetapi juga investasi jangka panjang untuk ekonomi nasional.
BRI terus memperkuat kolaborasi dengan PKP dan lembaga terkait. Target 60.000 unit rumah di 2026 bisa menjadi referensi untuk program lain. Selama ini, BRI telah menjadi satu di antara perbankan terdepan yang memprioritaskan inclusif finansial.
Meskipun ada tantangan, pesan dari Hery jelas: “Kami siap menghadapi tantangan untuk memberikan rumah yang terjangkau dan mendukung usaha masyarakat. Ini adalah usaha bersama yang akan memberikan dampak positif bagi bangsa.”
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.