Developer Dispatch Issues Apology for Content Censorship on Switch

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

AdHoc Studio minta maaf kepada para pemain karena muncul konten seksual dalam game Dispatch yang disensor di Nintendo Switch. Mereka mengakui ini sebagai kesalahan yang tidak seharusnya terjadi. “Nintendo menjamin bahwa setiap game yang dirilis di platform mereka harus memenuhi pedoman konten dan standar yang ditetapkan,” kata mereka melalui Eurogamer pada 5 Februari 2026. “Kami melakukan perubahan agar versi game kami dapat berjalan di platform tersebut, meskipun ini tidak sepenuhnya sesuai harapan kami,” penjelasnya.

Sejak awal, AdHoc memenangkan bahwa game ini akan rilis tanpa masalah di Nintendo Switch. Namun, ketika proses porting dilakukan, ketentuan ketat Nintendo muncul. “Game seperti Witcher 3 dan Cyberpunk 2077 juga memiliki konten dewasa, tapi tetap bisa terlihat di platform ini,” ujar pengembang. Hal ini membuat AdHoc merasa bingung, karena pengumuman disclaimer yang mereka berikan tidak cukup jelas.

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan disclaimer yang ditambahkan AdHoc berada di posisi yang tidak optimal. “Kami merasa kita mencoba menyembunyikan informasi tersebut karena disclaimer berada di tempat yang tidak terkesan,” ampuh pengembang. Kesalahpahaman ini menyebabkan para pembeli merasa tertipu. Sejak itu, AdHoc memperbaiki posisi disclaimer di halaman toko kemarin. “Kami ingin memberikan penjelasan yang transparan kepada para pengguna,” kata mereka.

Game Dispatch versi Nintendo Switch hadir di Januari 2026, lalu kami menemukan floran konten seksual secara mandiri. Ada adegan romantis yang digantikan dengan kotak hitam, dan kata-kata kasar di dialog digantikan efek bunyi “bip”. Di PC dan PS5, para pemain bisa memilih untuk menyensor atau tidak, tapi versinya di Switch tidak menyediakan pilihan.

AdHoc benar-benar minta maaf kepada para yang merasa irit. “Kami tidak ingin merugkan para penggemar, dan kami belajar yang sangat penting dari hal ini,” penjelasnya. Pengembang juga menjanjikan pembaruan tambahan untuk menjelaskan prosesnya lebih jelas.

Dari peristiwa ini, penting untuk memahami bahwa kebijakan platform seperti Nintendo sangat ketat. Pengembang harus lebih cermat dalam memasarkan informasi kepada para pengguna sebelum rilis konten. Semoga pengalaman ini menjadi pengalaman belajar bagi semua pihak, serta menjadi pengingat bagi para pengembang untuk selalu mempertimbangkan aspek etis dan komunikasi yang jelas dalam proyek mereka.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan