Setiap Tahun, Blok Masela Akhirnya Bakal Inovatif dan Tinggal Dibangun

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan perkembangan proyek lapangan gas abadi di Blok Masela, Maluku. Proyek ini diharapkan mulai berjalan dalam beberapa bulan ke depan setelah mengalami kemunculan permasalahan selama bertahun-tahun.

Saat awal, Purbaya menargetkan memindahkan proyek ke Pokja Bottlenecking untuk memahami penyebab kerugian. Namun, prosesnya sekarang mempercepat tanpa perlu melalui tahap tersebut. “Ladang besar di abadi yang harus dibangun selama 20 tahun masih belum mulai. Saya awalnya merencanakan melanjutkan di Pokja Bottlenecking, tetapi kini朗speak mempercepat. Jelas, abadi ini akan mulai berjalan dalam waktu dekat,” kata Purbaya dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI (4/2/2026).

Selewat itu, Purbaya mengulas hal turunnya penerimaan negara bukan pajak (PNBP) di sektor minyak dan gas bumi. Ia menekankan bahwa tanpa eksplorasi baru, PNBP migas akan terus berkurang. “Salah satu solusi adalah mengundang investor baru, baik domestik maupun asing, untuk eksplorasi atau memanfaatkan ladang yang sudah ditemukan,” tegasnya.

Proyek Blok Masela juga perlu studi teknis Carbon Capture Storage (CCS) untuk memastikan kondisi subsurface. Berdasarkan itu, proyek siap masuk tahap Front-End Engineering Design (FEED) sejak November 2025. Dana diperkirakan mencapai US$ 20,94 miliar atau Rp 341 triliun (kur 16.300/US$). Pemaatan pemerintah untuk proyek “jumbo” ini adalah beroperasi pada 2029.

Kilang LNG yang akan dibangun di sini diharapkan menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 juta standar kaki kubik gas per hari, dan 35.000 barel kondensat harian. Keberadaannya akan mengurangi kebutuhan impor energi serta meningkatkan kompetitiva industri lokal.

Proyek ini tidak hanya akan memberikan nilai ekonomi, tetapi juga solusi untuk kebutuhan energi nasional yang lebih berkelanjutan. Investasi besar ini menjanjikan kemudahan energi serta peningkatan kinerja produktivitas di sektor energi Indonesia.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan