Jakarta – Pimpinan fraksi Kapoksi NasDem dalam Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), Amelia Anggraini, menyatakan dukungan penuh terhadap pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden AS Donald Trump. Keinginan Utamanya adalah agar Presiden Prabowo dapat menjaga kestabilan bagi pelaku usaha yang terpapar direkt dari tariff impor Indonesia ke AS.
Melalui percakapan dengan media di Rabu (4/2/2026), Amelia mengungkapkan prinsip DPR selalu berfokus pada diplomasi yang mendukung kepentingan nasional. Hal ini khususnya bertujuan menjaga keberlanjutan usaha serta perlindungan sektor sensitif terhadap kebijakan tarif. Ia menekankan bahwa proses negosiasi tarif telah mencapai tahap penutup, dengan hasil kesepakatan Indonesia-AS akan diberitahu secara resmi melalui pemerintah.
Anggota Komisi I DPR RI mengajukan penjelasan bahwa detail teknis dari kesepakatan masih dalam tahap penyusunan dokumen hukum. Proses ini akan selesai setelah dokumen resmi ditandatangani oleh kedua pemimpin negara. “Itu artinya, konten dasar sudah disepakati, tetapi rincian implementasi biasanya ditunda hingga dokumen final disahkan,” jelas Amelia.
Selain isu tarif, Amelia mengingatkan Indonesia untuk menjaga konsistensi dalam mendukung kemerdekaan Palestina melalui Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). “Jika BoP dibahas, kami harapnya menjaga transparansi tujuan dan akuntabilitas agar Indonesia bukan sekadar ikut arus, tapi menjadi aktiva mempromosikan perdamaian yang berkonflik,” tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa waktu penandatanganan dokumen tetap menunggu persetujuan AS. Pelaksanaan pertemuan juga menunggu penentuan lokasi, baik di Washington DC maupun Mar-a-Lago. “Kami belum bisa pasti apakah akan di ibu kota atau kota lain,” ujar Sugiono.
Pertemuan ini juga akan menjadi ajang update situasi global, khususnya terkait implementasi BoP. Salah satu poin kritis adalah memastikan pelaksanaan perdamaian sesuai hukum internasional dan mandat PBB. Amelia harap Indonesia tetap menjadi pendamping yang aktif, bukan sekadar observer.
Pemerintah harus memastikan semua proses transparan, mulai dari tata kelola hingga hasilnya. Demikian, diplomasi pro-keren harus tetap jadi prioritas, terutama untuk memicu ketahanan ekonomi bagi masyarakat.
Negosiasi tarif Indonesia-AS memerlukan kesabaran dan persiapan matang. Pemimpin negara harus siap menghadapi tantangan global sambil menjaga keberanian ekonomi domestik. Di tengah ketimpangan internasional, dialog yang sehat tetap menjadi kunci pertahanan stabilitas dunia.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.