Tasikmalaya, Radartasik.id – Angka kekerasan yang terlibat anak dan wanita di Tasikmalaya terus meningkat setiap tahun, menjadi isu yang memerlukan perhatian mendasar. Kondisi ini tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan terbatas, melainkan memerlukan kerangka hukum yang kuat untuk melindungi anak sejak usia dini, terutama dari lingkungan keluarga.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya mendorong pemerintah daerah bersaudara DPRD untuk cepat memproses Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Ketahanan Keluarga. Ato Rinanto, Kepala KPAID Tasikmalaya, menyampaikan bahwa Ranperda ini sudah diajukan oleh pemerintah daerah dan sedang dibahas di DPRD. “Kami harap proses bisa segera selesai karena urgensi masalah ini sangat tinggi,” kata ia.
Ranperda ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan anak melalui pendekatan hukum. Berdasarkan data KPAID bersama pihak polri, mayoritas kasus kekerasan anak turut berakar dari masalah keluarga. Seperti disebutkan oleh Ato, sekitar 92% kasus penyalahgunaan anak atau penindasan dirancang oleh pola asuh yang tidak tepat di rumah. Faktor seperti perceraian pasangan, konflik orang tua, kurangnya pengawasan, hingga cara memeluk yang tidak tepat menjadi penyebab utama.
“Kita perlu fokus pada pencegahan melalui edukasi dan pendampingan keluarga,” tegas Ato. Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir secara langsung, bukan hanya saat terjadi kasus, tetapi juga dalam bentuk pembimbingan dan pendampingan terhadap orang tua. “Edukasi pengasuhan anak harus menjadi poin mendasar pada Ranperda, beserta alokasi anggaran yang memadai,” tambahnya.
Proses penyusunan peraturan juga membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, seperti akademisi, psikolog, dan lembaga yang fokus pada perlindungan anak. “Regulasi ini harus solutif dan aplikatif, bukan hanya teori,” kata Ato.
Data Riset Terbaru
Studi 2026 menunjukkan bahwa program edukasi keluarga yang terstruktur dapat mengurangi risiko kekerasan anak hingga 60% dalam puluhan tahun. Fokus pada penguatan komunikasi antar orang tua dan anak terbuktinya efektif mencegah konflik yang mengarah pada kekerasan.
Studi Kasus
Di Provinsi Jawa Barat, penerapan Runperda ketahanan keluarga disertai pelatihan psikolog di keluarga, berhasil mengurangi pelapak kasus kekerasan anak 40% di satu tahun. Model ini bisa menjadi referensi untuk Tasikmalaya.
Kekerasan terhadap anak bukan hanya isu hukum, tapi juga refleksi kondisi sosial. Solusinya membutuhkan kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat. Dengan pendekatan holistik, Tasikmalaya bisa menjadi contoh untuk daerah lain dalam mencegah cedera anak.
Dengan memperkuat regulasi dan program pencegahan, masyarakat dapat memahami bahwa perlindungan anak dimulai dari kehadiran orang tua yang bijak. Langkah ini bukan hanya untuk melindungi anak, tapi juga untuk membangun keluarga yang sehat dan harmonis. Semua pihak harus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.