Di Jakarta – Presiden ke-5 RI yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menyampaikan pesan penting bagi generasi perempuan. Ia menyoroti pentingnya untuk melestarikan kesempatan di bidang publik sebagaimana dukungan negara dan komunitas sosial. “Kita harus menghindari ketertarikan diri hanya pada bidang rumah tangga. Yang diperlukan adalah strategi yang efektif untuk mengelola waktu, komunikasi yang seimbang dengan pasangan, serta infrastruktur yang mendukung dari pemerintah dan organisasi sosial,” kata Megawati di forum Majelis Persaudaraan Manusia Zayed Award 2026 di Museum Nasional Zayed Selasa (3/2/2026).
Megawati mengingatkan bahwa journya sebagai pemimpin tidak terpisahkan dari nilai-nilai yang dididik oleh orang tua. Bapaknya sebagai Presiden dan Ibu sebagai First Lady, yang berasal dari latar belakang etnis berbeda, menjadi landasan bagi keyakinan, keteguhan, dan kesabaran yang menghidupkan etika moral serta pemberanian hati. “Kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan, melainkan tentang kemampuan menyelaraskan peran yang berbeda baik di rumah maupun masyarakat,” ujarnya, menambahkan pengalaman panjangnya sejak menjabat Ketua Umum PDIP sejak 1993 hingga masa presiden.
Di balik kepemimpinan, Megawati mendekati peran perempuan sebagai kombinasi keberanian dan empati. Ia menilai bahwa ketika wanita mendapatkan nilai sosial seperti keadilan dan komitmen, kepemimpinan akan berfokus pada kontribusi nyata bagi kemanusiaan. “Kehidupan kita harus mencerminkan prinsip Human Fraternity yang dikutukkan oleh pendiri bangsa, bukan hanya tentang posisi tata kelola,” tambangkannya.
Saat ini, Megawati tetap menjaga keseimbangan antara peran istri, ibu tiga anak, serta kontribusi politik. Suami melamun yang pernah menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat memberi inspirasi tentang kepemimpinan yang kolaboratif. “Kemimpinan dalam keluarga dan masyarakat tidak bisa tumbuh dalam kesendirian, melainkan melalui kerja sama dan pengalaman bersama,” tegasnya.
Megawati menuntuk peran penting bagi pendidikan dan kesadaran masyarakat untuk mendukung kemerdekaan perempuan. “Kadang kita terlalu fokus pada pencapaian individu, lupakan bahwa kemasukan perempuan di sektor publik menyamarkan nilai-nilai yang lebih inklusif bagi bangsa,” menegaskan. Dia berharap pemerintah dan lembaga sosial akan meningkatkan akses bagi wanita dalam bidang teknologi, pemerintahan, dan penelitian.
Masa depan kehidupan global memerlukan kontribusi nyata dari semua generasi, termasuk perempuan. Megawati berharap pesan ini menjadi pemicu untuk lebih banyak wanita yang berani memasuki ruang publik tanpa takut terbatas. “Kemampuan untuk mengubah tantangan menjadi solusi adalah kunci bagi perubahan yang berkelanjutan,” katanya.
Setiap individu memiliki potensi untuk mengubah keraguan menjadi keberanian. Megawati mengajak para muda untuk tidak takut mempertanyakan peran mereka, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. “Kehidupan bukan hanya tentang kesuksesan materi, melainkan juga tentang kontribusi yang berdampak positif bagi sesama manusia,” menegaskan.
Peran perempuan dalam membangun masyarakat tidak bisa diabaikan. Megawati berharap pemerintah dan komunitas akan memberikan lebih banyak platform bagi wanita untuk menunjukkan kemampuan mereka. “Ketika lebih banyak wanita menjelajahi bidang yang dulu dianggap sesuai hanya untuk laki-laki, maka masyarakat akan menjadi lebih inklusif dan adil,” tegasnya.
Kesuksesan kepemimpinan terletak pada kemampuan mengekspresikan visi tanpa menghindari realitas. Megawati berikan contoh bahwa kebijakan yang inklusif diperlukan untuk menciptakan perubahan struktural. “Kita harus mengingatkan bahwa keadilan sosial dimulai dari kebijakan yang berkelanjutan,” katanya.
Masa kini adalah waktu untuk merdeka dalam menentukan jalannya hidup. Megawati meminta para pemimpin muda, terutama perempuan, untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya berjuang untuk diri sendiri, tetapi juga bagi komunitas. “Kemimpinan yang baik adalah tentang mengolah keraguan menjadi keberanian agar bisa memberikan solusi bagi masalah sosial,” tegasnya.
Kesadaran akan nilai-nilai sosial harus dimulai sejak dini. Megawati berharap pendidikan akan lebih menekankan pengembangan empati dan kesadaran sosial. “Ketika anak-anak belajar untuk memahami peran mereka dalam keluarga dan masyarakat, maka mereka akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
Kepemimpinan tidak harus diwujudkan melalui jabatan. Megawati memberikan contoh bahwa kontribusi setiap individu, meski kecil, dapat memengaruhi perubahan. “Bisa mulai dari aja, seperti membantu teman atau berpartisipasi di proyek komunitas,” tegasnya.
Peran ibu dan istri juga sangat penting dalam mendukung kehidupan keluarga. Megawati mengingatkan bahwa kelancaran keluarga adalah landasan bagi pembentukan karakter anak. “Ketika keluarga memiliki komunikasi yang baik dan penghakiman yang adil, maka anak-anak akan lebih mudah menghadapi tantangan di dunia luar,” tegasnya.
Masa depan yang lebih inklusif membutuhkan kolaborasi. Megawati berharap pemerintah, lembaga sosial, dan komunitas akan bekerja sama untuk mendukung 女人. “Tidak hanya pemerintah yang memiliki tanggung jawab, melainkan juga setiap orang harus berpartisipasi untuk menciptakan lingkungan yang adil,” tegasnya.
Kekuatan wanita tidak hanya terletak pada kemampuan profesional, tetapi juga pada kemampuan untuk menyelami hati nyata. Megawati mengajak generasi muda untuk tidak takut menunjukkan kekuatan dalam bentuk yang berbeda. “Kekuatan bukan hanya tentang kekuatan fisik, melainkan juga tentang keteguhan dalam menegakkan nilai-nilai yang adil,” katanya.
Setiap perubahan dimulai dari pengakuan pada kelemahan diri. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih terbuka untuk belajar dari kesalahan. “Kehidupan adalah proses belajar yang berulang, bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang untuk terus berusaha,” tegasnya.
Kemerdekaan untuk memilih peran hidup adalah hak yang wajib dihargai. Megawati mengingatkan bahwa tidak ada batas untuk wanita ingin menjelajahi bidang apa pun. “Kita harus menghormati keinginan setiap wanita untuk mencari kepentingan yang berbeda, bukan memaksa mereka pada satu jalur tertentu,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang pertanian nilai-nilai yang positif. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih fokus pada pembangunan yang berkelanjutan. “Ketika kita memasuki masa depan, kita harus memikiran bagaimana cara kita bisa memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi generasi berikutnya,” tegasnya.
Pertumbuhan manusia bersifat kolektif. Megawati mengajak para pemimpin muda untuk lebih fokus pada kolaborasi. “Kebijakan yang baik tidak bisa dicapai jika hanya oleh satu pihak, melainkan melalui kerja sama yang saling menghargai,” tegasnya.
Kesuksesan dalam kepemimpinan terletak pada kemampuan untuk beradaptasi. Megawati berikan contoh bahwa adaptasi terhadap perubahan adalah kunci untuk mempertahankan relevansi. “Kita harus belajar untuk beradaptasi terhadap tantangan baru, bukan hanya mengikuti tren,” tegasnya.
Kemimpinan yang baik juga tentang mengekspresikan keberaguan. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih rileksif dalam menghadapi tantangan. “Kebijakan yang rigid seringkali menjadi penyebab masalah, sedangkan kebijakan yang fleksibel bisa menjawabkan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Kehidupan tanpa empati tidak bisa menjadi solusi. Megawati mengingatkan bahwa pemimpin harus mampu memahami perasaan masyarakat. “Ketika pemerintah membuat kebijakan, harus ada pemahaman mendalam terhadap kebutuhan rakyat, bukan hanya fokus pada angka-angka,” tegasnya.
Kehidupan yang lebih inklusif dimulai dari kesadaran. Megawati berharap pendidikan akan lebih menekankan nilai-nilai sosial. “Ketika anak-anak belajar untuk memahami peran mereka dalam keluarga dan masyarakat, maka mereka akan lebih siap menghadapi tantangan di dunia luar,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang kontribusi yang berdampak. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih fokus pada solusi praktis. “Ketika kita berjuang untuk mengubah apa yang kita lihat, kita juga harus memikira bagaimana cara kontribusi kita bisa menjadi solusi nyata,” tegasnya.
Kehidupan yang lebih baik dimulai dari keinginan yang benar-benar ada. Megawati meminta para pemimpin muda untuk lebih fokus pada tujuan yang benar-benar untuk masyarakat. “Ketika kita berjuang, pastikan bahwa tujuan kita benar-benar untuk meningkatkan kesejahteraan umum, bukan hanya untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang pertanian harapan. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih fokus pada penguatan komunitas. “Ketika kita bekerja sama untuk membangun komunitas yang kuat, maka kita juga membangun masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Kehidupan yang lebih berarti dimulai dari pengakuan pada kenyamanan. Megawati menyoroti pentingnya untuk lebih membantu orang lain. “Ketika kita lebih sering membantu orang lain, maka kita juga akan lebih bahagia dalam hidup kita sendiri,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang pembelajaran terus-menerus. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih terbuka untuk belajar dari orang lain. “Ketika kita lebih sering berkolaborasi, maka kita juga akan lebih cepat menemukan solusi yang efektif,” tegasnya.
Kehidupan yang lebih baik dimulai dari kebijakan yang adil. Megawati berharap pemerintah akan lebih fokus pada kebijakan yang melindungi hak setiap warga. “Ketika pemerintah membuat kebijakan, pastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar mencerminkan nilai-nilai adil dan inklusif,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang kontribusi yang berkelanjutan. Megawati mengajak para pemimpin muda untuk lebih fokus pada pembangunan yang berkelanjutan. “Ketika kita berjuang untuk mengubah kondisi masyarakat, pastikan bahwa solusi kita bisa dipertahankan jangka panjang,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang pemikiran yang positif. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih fokus pada solusi daripada masalah. “Ketika kita lebih sering memikira bagaimana cara menciptakan perubahan, maka kita juga akan lebih cepat mencapai tujuan,” tegasnya.
Kehidupan yang lebih baik dimulai dari kerja sama. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih fokus pada kolaborasi. “Ketika kita lebih sering bekerja sama, maka kita juga akan lebih cepat mencapai tujuan yang besar,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang kemampuan untuk beradaptasi. Megawati menyoroti pentingnya untuk lebih fleksibel dalam menghadapi perubahan. “Ketika kita lebih sering beradaptasi, maka kita juga akan lebih cepat menemukan solusi yang efektif,” tegasnya.
Kehidupan yang lebih baik dimulai dari pengakuan pada kelemahan diri. Megawati menyoroti pentingnya untuk lebih terbuka untuk belajar dari kesalahan. “Ketika kita lebih sering belajar dari kesalahan, maka kita juga akan lebih cepat menemukan solusi yang efektif,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang kontribusi yang berdampak. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih fokus pada solusi praktis. “Ketika kita berjuang untuk mengubah apa yang kita lihat, pastikan bahwa kontribusi kita bisa menjadi solusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Kehidupan yang lebih baik dimulai dari kerja sama yang saling menghargai. Megawati menyoroti pentingnya untuk lebih membantu orang lain. “Ketika kita lebih sering membantu orang lain, maka kita juga akan lebih bahagia dalam hidup kita sendiri,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang pembelajaran terus-menerus. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih terbuka untuk belajar dari orang lain. “Ketika kita lebih sering berkolaborasi, maka kita juga akan lebih cepat menemukan solusi yang efektif,” tegasnya.
Kehidupan yang lebih baik dimulai dari kebijakan yang adil. Megawati menyoroti pentingnya untuk lebih fokus pada kebijakan yang melindungi hak setiap warga. “Ketika pemerintah membuat kebijakan, pastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar mencerminkan nilai-nilai adil dan inklusif,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang kontribusi yang berkelanjutan. Megawati menyoroti pentingnya untuk lebih fokus pada pembangunan yang berkelanjutan. “Ketika kita berjuang untuk mengubah kondisi masyarakat, pastikan bahwa solusi kita bisa dipertahankan jangka panjang,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang pemikiran yang positif. Megawati berharap para pemimpin muda akan lebih fokus pada solusi daripada masalah. “Ketika kita lebih sering memikira bagaimana cara menciptakan perubahan, maka kita juga akan lebih cepat mencapai tujuan,” tegasnya.
Kehidupan yang lebih baik dimulai dari kerja sama yang saling menghargai. Megawati menyoroti pentingnya untuk lebih membantu orang lain. “Ketika kita lebih sering membantu orang lain, maka kita juga akan lebih bahagia dalam hidup kita sendiri,” tegasnya.
Kehidupan adalah tentang pembelajaran terus-menerus. Megawati menyoroti pentingnya untuk lebih terbuka untuk belajar dari orang lain. “Ketika kita lebih sering berkolaborasi, maka kita juga akan lebih cepat menemukan solusi yang efektif,” tegasnya.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.