NASA Memperpanjang Waktu Misi Bulan Artemis II ke Maret 2026

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

NASA, Badan Antariksa Amerika Serikat, mengundurkan peluncuran misi Artemis II hingga Maret 2026 terbaru. Keputusan ini diambil setelah tim menemukan kecemasan hidrogen cair saat uji wet dress rehearsal di Kennedy Space Center, Florida. Uji ini mencakup simulasi penuh, termasuk pengisian bahan bakar kriogenik ke roket Space Launch System (SLS). Namun, proses dihentikan karena kebocoran terdeteksi di antarmuka yang menghubungkan propelan ke tahap inti roket.

Proses pengisian dimulai sekitar pukul 12.30 waktu setempat pada Senin, 2 Februari 2026. Insinyur terpaksa menghentikan aliran hidrogen dua kali untuk memeriksa masalah yang muncul di titik sambungan sistem bahan bakar darat dan roket. Masalah ini mengingatkan pada kendala serupa pada misi Artemis I tahun 2022, di mana kebocoran hidrogen juga memicu penundaan berulang.

Tim NASA mencoba beberapa langkah perbaikan, seperti menghentikan aliran hidrogen, memanaskan antarmuka, dan menyesuaikan laju aliran propelan. Meskipun demikian, lonjakan konsentrasi hidrogen kembali terjadi saat hitunganmundur memasuki tahap terminal. Pada uji hitungmundur pertama, sistem otomatis menghentikan proses saat waktu tersisa lima menit, akibat peningkatan tingkat kebocoran.

Selain masalah hidrogen, tim juga menghadapi isu teknis lain. Di antaranya adalah penyetelan ulang katup sistem tekanan hatch pada modul Kru Orion, proses penutupan kapsul yang lebih lama dari rencana, serta gangguan kamera dan peralatan akibat suhu dingin. Komunikasi audio antar tim darat juga mengalami gangguan intermiten, menambah kompleksitas pengujian.

Akibat temuan ini, NASA menunda jendela peluncuran Februari 2026, yang semula berakhir pada 11 Februari. Maret menjadi target baru, dengan analisis dan uji ulang dilakukan secara lengkap. NASA plan untuk melakukan wet dress rehearsal kedua setelah semua sistem diperbaiki.

Misi Artemis II akan membawa empat astronot mengelilingi Bulan, menjadi penerbangan manusia pertama ke orbit Bumi sejak 1972. Misi ini merupakan langkah krusial dalam program NASA untuk kehadiran berkelanjutan di Bulan sebagai pondasi menuju Mars. Kepala NASA, Jared Isaacman, menyatakan melalui platform X bahwa penundaan merupakan bagian dari prosedur standar untuk memastikan keselamatan.

Tim sedang menguras tangki SLS ke konfigurasi aman dan mempersiapkan analisis mendalam sebelum menentukan jadwal uji berikutnya.

Penundaan ini menunjukkan pentingnya ketelitian dalam pengujian untuk melindungi keselamatan astronot. Setiap langkah, meski memakan waktu lebih lama, diperlukan untuk memastikan misi berhasil dan aman.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan