Raksasa EV: Dunia Ramai-ramai Masuk RI, Membangun Smelter hingga Pabrik Baterai

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia terus mengalami peningkatan. Perkembangan ini bukan sekadar mengikuti tren global, tetapi juga menjadi salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional.

Ali Murtopo, deputi bidang koordinasi keindahan dan ekonomi digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menyoroti kontribusi otomotif melalui EV terhadap pembentukan PDB. Di trimester III 2025, sektor ini menambahkan 1,28%. Ia menjelaskan, penjualan mobil listrik di Indonesia melewati 100 ribu unit pada 2025, sehingga mencapai 12,9% dari pasar mobil domestik.

Populasi kendaraan listrik juga sudah mendekati 330 ribu unit, menandai siapnya ekosistem di Indonesia. Investasi asing dalam sektor ini semakin aktif, mencakup pertambangan mineral, pembangunan smelter, hingga produksi baterai.

Investasi terkait EV sekarang mencapai 15,5% dari total investasi yang masuk, dengan realisasi sebesar 90%. according to Murtopo, ini menunjukkan kepercayaan pemerintah melalui insentif fiskal atau non fiskal.

Demi masa depan, Ali berharap fasilitas produksi EV dari sumber minyak hingga hulu dapat mendorong produksi mobil nasional. Target Presiden Prabowo Subianto untuk kemandirian di 2027-2028 memang mungkin terwujud jika semua komponen ber cohesi.

Kementerian menegakkan bahwa program ini harus rapat seluruh pihak. Bagi pemerhatian, kemandirian produksi mobil nasional bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga kebanggaan bangsa yang harus tercapai bersama.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan