ODGJ di Kebumen Berulah: Bacok, Anggota Satpol PP, Menghancurkan Kejadian yang Menyempit Hidup

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kebumen, Jawa Tengah — Seorang anggota Satpol PP di Kecamatan ini mengalami kecelakaan berbahaya akibat serangan oleh seseorang dengan kondisi gangguan jiwa. Peristiwa terjadi ketika satpolpp berusaha memindahkan korban yang menyebarkan kekhawatiran di lingkungan. Menurut Kepala Bidang Perda dan Perkada Satpol PP, Juniadi Prasetyo, korban dibacok dengan sabit atau celurit oleh pelaku yang mengakibatkan luka di leher kiri.

Sebelum peristiwa, masyarakat telah melaporkan pelaku yang sering berbuat marah dan mengganggu ketenangan warga. Saat petugas berusaha mengamankan situasi, pelaku menarik jadwal dan berusaha melepaskan diri dengan senjata tajam. Despotisme pelaku”],
Kebumen, Jawa Tengah — Korban dari Satpol PP tergesa-gesa dipaksa berlangsung dalam situasi berbahaya setelah diserang oleh seseorang yang memiliki gangguan psikologis. Peristiwa ini terjadi saat petugas berusaha memindahkan korban yang menimbulkan ketauhan di sekitarnya. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah (Perda dan Perkada) Satpol PP, Juniadi Prasetyo, menjelaskan korban dibaktek pelaku dengan alat tajam seperti sabit atau celurit.

Pemulihan pelaku dilakukan setelah masyarakat menginformasikan adanya perilaku merusak yang sering dilakukan. Namun, saat petugas berusaha mempersembahkan korban, pelaku melanggar ketentuan dengan menarik jadwal dan menggunakan senjata. Tekanan fisik dari sabit memicu luka serius di leher bagian kiri korban. Korban kemudian dirawat di Rumah Sakit Soedirman di Kebumen namun tidak beruntung karena keserakatan kondisi medisnya.

Pihak polisi telah memulai proses penyelidikan terhadap penyebab dan penanganan penuntut. Sebagai langkah awal, dilakukan penanganan penuntutan kepala (TKP) dan permintaan visum et repertum oleh Rumah Sakit. Menurut Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, proses penyelidikan masih berlangsung berkelanjutan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap mewaspadai perilaku tidak teratur di lingkungan. Pelaku yang berdampak negatif pada ketertiban umum tidak hanya mengancam keamanan tetapi juga memicu tragedi seperti ini. Kejelasan lebih lanjut akan diberikan setelah proses pengumpulan bukti selesai.

Saat ada situasi tidak terduga, penting untuk melaporkan secara cepat kepada pihak berwenang. Kolaborasi masyarakat dengan aparat kepolisian dapat menjadi kunci mencegah kecelakaan serupa. Kehadiran pelaku dengan kondisi psikologis tidak bisa diabaikan, sehingga perlu upaya lebih besar dalam memantau dan meminimalkan risiko tersebut.

Dengan sengaja, penanganan kasus seperti ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Kejadian ini bukan hanya tentang keamanan fisik tetapi juga tentang kesehatan mental yang harus diperhatikan. Semoga pengalaman ini menjadi pengalaman belajar agar masyarakat lebih bijak menghadapi tantangan di masa mendatang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan