Kubu OTK Mengganggu Pegawai Ritel Jaksel, Korban Tuntut Ganti Rugi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Kelompok pelaku otak tidak dikenal (OTK) yang menyerang karyawan toko ritel di Pasar Minggu, Jaksel, mengajukan persetujuan untuk menghentikan proses hukum. Ternyata, mereka mendatangi tempat tersebut dan meminta kompromi dengan tim legal Astro untuk terkadang tidak melanjutkan peruntukan pengeroyokan.

Kasihuman Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, mengungkapkan bahwa pelaku telah menghubungi tim korban untuk meminta damai. Mereka bersedia mendadak luka fisik yang dialami korban selama serangan dan juga mengganti kerusakan yang terjadi di toko. Namun, pihak Astro menegaskan bahwa persetujuan tidak bisa diberikan tanpa syarat.

Toko ritel tersebut menyatakan berdamai, tetapi menyarankan bahwa pelaku OTK harus siap untuk memperbaiki kerugian fisik korban serta memenuhi tanggung jawab materi. “Hasilnya, pihak korban siap untuk tidak melanjutkan perkara seiring dengan persetujuan pelaku. Namun, pelaku harus bersedia menjalani prosedur pengobatan dan mengganti rugi barang,” ujarnya.

Polres juga menegaskan bahwa proses mediasi harus menjadi solusi win-win. Kalau pelaku tidak setuju, korban tetap akan melanjutkan perkara ke instansi terkait. “Pihak korban belum memberikan jawaban, akan ada diskusi tambahan diulan berikut,” tambahkan Murodih.

Sebelumnya, serangan OTK di Jaksel ini tetapi tidak langsung berujung pada pergiatan hukum karena upaya mediasi. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan mengingatkan, solusi damai hanya valid jika kedua belah pihak benar-benar terlibat secara aktif.

Tentu saja, penting untuk tetap menjaga ketat perawatan kasus ini. Polres tetap profesional untuk memastikan proses tetap adil, baik melalui mediasi maupun jalur hukum.

Pemeriksaan hukum tetap perlu dilakukan untuk memastikan keadilan bagi korban, terutama dengan syarat pelaku OTK selesai menyelesaikan proses penyesuaian fisik dan materi. Semua pihak harus berkomitmen pada solusi damai untuk menghindari kerugian lebih besar.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan