Serangan udara Israel ke Gaza memicu 32 korban, termasuk anak-anak. Laporan dari BBC menunjukkan serangan melampaui tahanan di Khan Younis, di mana helikopter militer menumpuk tenda pengungsi. Ini dianggap sebagai penegakan ketentuan setelah fase kedua gencatan senjata mulai berlangsung awal Maret 2026. Hamas mengakui korban meliputi keluarga dan seseorang lain, sementara IDF menyatakan menyerang lokasi menyimpan senjata dan pembuatan alat jahat di Rafah.
Hamas mengutuk tindakan Israel sebagai perlahananwoja, meminta AS untuk berhenti. Kementerian Luar Negeri Mesir juga meminta intervensi global, sementara Qatar berperan sebagai mediator. Daya tahu, fase kedua kesepakatan gencatan akan mencakup pembentukan pemerintahan teknokratis di Gaza dan penyingkatan bantuan.
Testimoni langsung dari warga Palestina menggambarkan kekhawatiran. Sama Samer al-Atbash, pangeran tiga anak tewas, bersyukur mengejar korban di jalan. “Apa yang terjadi? Apakah kami melakukan sesuatu salah?” kata ia kepada Reuters. Gambar dan video dari Gaza menunjukkan ruina luas, dengan Jenazah yang diangkat dari bangunan hancur.
Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan serangan melampaui apartemen di Kantor Shifa, menewas tiga bocah dan dua wanita. Angka total korban, lebih dari 71 ribu, sudah disebutkan oleh pemerintah Israel. Namun, negara tersebut tidak mengizinkan media mendatang untuk laporan langsung.
Fase kedua kesepakatan gencatan, yang dibuka oleh utusan AS Steve Witkoff, berfokus pada rekonstruksi Gaza dan penyingkatan keterbukaan. Israel mengaku menyerang lokasi strategis Hamas, sementara Hamas mengutuk ini sebagai kekacauan politik. Data dari lembaga luhur dan media internasional mengonfirmasi skala kekerasan, meski Israel mengutakkan klaim melindungi masyarakat.
Sementara situasi tetap kritis, harapan untuk solusi yang menyelamatkan korban dan menghentikan kekacauan semakin penting. Perundungan ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga kehidupan warga biasa. Kejadian ini meminta kesadaran global untuk memastikan hak asasi manusia di Gaza tetap dipatuhi.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.