Wonder Man dan Vision di Marvel Comics: Hubungan Identitas, Jiwa, dan Eksistensi

Saskia Puti

By Saskia Puti

Wonder Man dan Vision di Marvel Comics: Hubungan Identitas, Jiwa, dan Eksistensi

Di dunia Marvel Comics, ada hubungan yang kompleks dan sering bikin penasaran, salah satunya adalah hubungan Wonder Man (Simon Williams) dengan Vision. Mereka bukan hanya teman tim Avengers, tapi hubungan mereka menyoroti tanya-tanya tentang identitas, kesadaran, dan makna hidup.

Bayang-bayangnya waktunya dimulai dari keputusan Marvel. Mereka memanfaatkan pola otak Simon Williams untuk menciptakan Vision. Secara teknis, struktur pikiran Simon dikopi, ditambah tubuh android dan teknologi Ultron. Hasilnya adalah Vision: milik struktur mental Simon, tetapi dengan tubuh baru dan pengalaman unik.

Salah satu aspek menarik adalah Wonder Man sering merasa tanggung jawab atas kehidupannya yang “digandakan” menjadi Vision. Ia bingung apakah Vision adalah salinan dari dirinya atau entitas berbeda. Marvel tidak memberikan jawaban tegas, sehingga hubungan ini menjadi simbol pertanyaan filosofis: apakah kesadaran bisa disalin? Apakah siapa yang benar-benar hidup, Vision atau Simon?

Scarlet Witch (Wanda Maximoff) menambah kompleksitas. Karena Vision memiliki pikiran Simon, Wanda mencintainya, tapi ini juga membuat Simon merasa bersalah. Ia merasa hidupnya digandikan, dan konflik emosional Wanda terindak oleh kehadiran Vision. Wonder Man sering merenung karena rasa bersalah, lalu menjauh untuk tidak merusak hubungan Vision dan Wanda.

Vision sendiri merangkumi latar belakang Wonder Man untuk memahami manusia. Hernya menjadi jembatan antara logika dan emosi, mempertanyakan apa yang dimaksudkan dengan “kemanusiaan”. Di tim Avengers, mereka saling melengkapi: Vision sebagai pemimpin strategis, Wonder Man dengan kekuatan mentah.

Relasi ini unik karena tidak seperti kloning biasa atau varian multiverse. Mereka berbagi asal-usul, tapi pengalaman hidup mereka bikin perbedaan. Marvel menggunakan kaitannya untuk mengeksplorasi identitas, moralitas, dan kesadaran.

Di akhir cerita, hubungan Wonder Man dan Vision menunjukkan bagaimana dua entitas bisa saling memengaruhi dengan latar belakang yang sama. Mereka bukan sekadar salinan dan pemilik otak, tapi dua individu dengan cerita yang saling terkait. Ini bikin kita repense tentang apa yang membuat kita unik, apakah identitas bisa dibagi, dan apakah kita benar-benar “hidup” dalam tubuh yang tidak kita miliki.

Maka, meskipun Wonder Man dan Vision sering muncul dalam cerita, hubungan mereka lebih dalam. Mereka menyajikan cerita tentang eksistensi, ketegangan emosional, dan pencarian diri. Di dunia superheroes yang penuh drama fisik, mereka bikin kita matang lebih jauh.

Baca juga games lainnya di Info game terbaru atau cek review mobile legends lainnya.

Tinggalkan Balasan